A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Dewan Sebut Ekonomi Kepri Melemah - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Pekanbaru

Dewan Sebut Ekonomi Kepri Melemah

Selasa, 27 September 2011 10:35 WIB
TANJUNGPINANG, TRIBUN - Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rudi Chua, menilai perekonomian di daerah setempat makin melemah ditandai dengan hengkangnya sejumlah investor di Batam dan Lobam, Bintan.

"Lapangan pekerjaan semakin berkurang akibat hengkangnya sejumlah investor tersebut, sehingga membuat perekonomian di Kepri semakin melemah," kata Rudy Chua di Tanjungpinang kemarin, seperti dikutip dari Antara.

Rudy menyebutkan, pertumbuhan ekonomi di Kepri yang disampaikan oleh Gubernur HM Sani pada saat peringatan Hari Jadi Kepri ke-9 di Tanjungpinang, Sabtu ( 24/9) cukup bagus, namun itu hanya berupa angka-angka, belum menunjukkan kondisi riil di masyarakat.

"Angka-angka yang disebutkan Gubernur seperti perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,2 persen pada 2010 itu masih berupa angka dan belum menunjukkan kondisi ekonomi riil di masyarakat," kata Rudy.

Dia menyebutkan, melemahnya perekonomian di Kepri sangat dirasakan di ibu kota Tanjungpinang, sehingga masyarakat lebih bergantung kepada Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Jika angka-angka yang dimaksudkan oleh Gubernur dalam penyampaiannya adalah angka APBD, itu sah sah saja, namun jika bicara angka ekonomi riil dilapangan saya pikir masyarakat lebih tahu," ujar Rudy.

Menurut dia, masyarakat lebih melihat kondisi riil dilapangan dari pada melihat angka-angka itu. "Saya pikir masyarakat juga bisa menilai apakah setelah sembilan tahun menjadi provinsi lebih baik dari sebelumnya atau semakin susah," katanya.

Rudy juga mengharapkan pemerintah tidak berpatokan kepada angka-angka yang disajikan karena itu bersifat akumulatif dan sebaiknya melihat kondisi riil dilapangan karena kondisinya jauh dari angka-angka itu.

"Saya pikir saat ini masyarakat semakin menjerit dan pemerintah diharapkan lebih memperkuat ekonomi menengah kebawah agar masyarakat tidak semakin menjerit," harapnya.

Gubernur Kepri HM Sani dihadapan anggota DPRD dan masyarakat pada peringatan Hari Jadi Kepri ke-9 di Tanjungpinang, Sabtu (24/9), mengatakan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya tumbuh rata-rata 6,5 persen dan selalu berada di atas pertumbuhan rata-rata nasional.

"Pada 2010 pertumbuhan ekonomi Kepri mencapai 7,2 persen dan diharapkan pada 2015 pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 8 persen apabila regulasi, birokrasi dan infrastruktur dapat disempurnakan," kata Sani. (ant/ksi)
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas