Kisruh Mutasi

Dua Camat, 11 Lurah Tolak Serahkan Jabatan

Sejumlah pejabat yang dimutasi Penjabat Wali Kota Pekanbaru Syamsurizal membuktikan ancaman tidak menyerahkan

Meski demikian, para pejabat baru tetap berkantor dan mulai beraktivitas, di antaranya mengumpulkan staf kecamatan.

Sesuai instruksi Syamsurizal, jabatan camat dan lurah di tiga kecamatan yakni Kecamatan Lima Puluh, Tenayan Raya, dan Marpoyan Damai harus diserahterimakan kemarin. Dari tiga kecamatan, serah terima jabatan (Sertijab) hanya berlangsung di Kecamatan Lima Puluh.

Hazli menyerahkan jabatan sebagai Camat Lima Puluh kepada Fachrizalsyah, yang sebelumnya Sekretaris Panwaslu Pekanbaru. Hazli sendiri hanya bergeser, selanjutnya menjadi camat di Kecamatan Sail.

Sekretaris Kecamatan Lima Puluh Romi Pasrah tidak hadir, begitu juga dengan Lurah Pesisir, Lurah Sekip, dan Lurah Tanjung Rhu.

"Tiga lurah tidak datang, sehingga tidak menandatangani berita acara sertijab," kata Fachrizalsyah usai acara sertijab di aula kantor Camat Lima Puluh, Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Selasa pagi. Sertijab dihadiri Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Adi Suaska, Sekretaris Badan Pengawas Daerah Pekanbaru Kendi Harahap, dan unsur pimpinan kecamatan (Upika).

Sedangkan Sertijab di Kecamatan Tenayan Raya dan Marpoyan Damai batal digelar, karena pejabat lama tidak hadir.

Perlawanan para pejabat itu merupakan buntut dari kisruh mutasi besar-besaran 16 September 2011 lalu. Syamsurizal mengganti 134 pejabat eselon III dan IV, seperti sebelas dari 12 camat, semua sekretaris kecamatan, dan 48 lurah. Kementerian Dalam Negeri telah memanggil Syamsurizal dan memerintahkannya untuk melakukan koreksi karena mutasi yang diikuti penurunan eselon dan tak diberi jabatan (nonjob) melanggar aturan.

Sekitar pukul 11.00, Adi Suaska, Kendi Harahap bersama para pejabat yang baru sudah memasuki tempat acara di lantai dua kantor Camat Tenayan Raya, Jalan Sentra Batu Raya. Setengah jam menunggu, acara tidak juga dimulai karena camat, sekretaris kecamatan, dan empat lurah yakni Lurah Tangkerang Timur, Lurah Sail, Lurah Kulim, dan Lurah Rejosari tidak kunjung datang.

Mereka akhirnya keluar dari aula dan masuk ke ruangan camat. Melalui sambungan telepon, Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Adi Suaska melapor ke Sekda Kota Pekanbaru M. Wardan, bahwa para pejabat baru sudah masuk kantor sesuai arahan.

Setelah Adi Suaska dan Kendi Harahap pergi, Camat Tenayan Raya yang baru, Azwan mengumpulkan para staf di ruangannya. Dia memberikan arahan agar para staf fokus dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help