Selasa, 23 Desember 2014
Tribun Pekanbaru

UMK Pekanbaru Naik Rp 124.850

Selasa, 8 November 2011 10:04 WIB

UMK Pekanbaru Naik Rp 124.850
ilustrasi/net
PEKANBARU, TRIBUN - Upah minimum kota (UMK) Pekanbaru tahun 2012 naik sebesar Rp 124.850. Upah minimum di Kota Bertuah menjadi Rp Rp 1.259.850. Tahun sebelumnya sebesar Rp 1.135.000. Kenaikan tercatat sebesar 11 persen.


Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Syamsurizal membenarkan kenaikan UMK Pekanbaru ini. Ia menyatakan, Dewan Pengupahan Pekanbaru yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru, Apindo dan serikat pekerja yang ada di Pekanbaru, sudah sepakat angka UMK tersebut.


"Hasil pembahasan itu, UMK Pekanbaru untuk tahun 2012 mengalami kenaikan sebanyak 11 persen dari tahun 2011. UMK Pekanbaru tahun 2011 sebesar Rp 1.135.000 sedangkan untuk tahun 2012 mendatang disepakati Rp 1.259.850. Berkas UMK itu sudah disampaikan ke provinsi," ungkap Syamsurizal.


Sementara itu, menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Riau, Helfried Sitompul, kenaikan UMK ini juga dialami oleh kabupaten/kota lainnya dan kenaikan ini disebabkan inflasi, Kebutuhan Hidup Layak (KHL), dan perekonomian,


Helfried menjelaskan, jumlah UMK Pekanbaru ini lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau tahun 2012 yakni Rp Rp 1.238.000. Padahal UMP juga sudah mengalami kenaikan 10,5 persen dari tahun 2011 dengan besar UMP Rp 1,120,000.


"Hingga saat ini, dari 12 kabupaten/kota di Riau, baru empat kabupaten/kota yang sudah menetapkan UMK-nya yakni, Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kampar, sedangkan yang lainnya masih dalam pembahasan," jelas Helfried.


Dikatakan Helfried, UMK kabupaten/kota selain Pekanbaru juga mengalami kenaikan, dan jika dirata- ratakan kenaikan UMK keempat kabupaten/kota (termasuk Pekanbaru) ini mencapai 9 persen.


"Untuk Kota Dumai, naik 9,48 persen yakni dari Rp 1,177,000 tahun 2011 menjadi Rp 1,288,600 tahun 2012. UMK Kabupeten Bengkalis mengalami kenaikan 12,9 persen yakni dari Rp 1,125,000 tahun 2011 menjadi Rp 1,270,000 tahun 2012. UMK Kabupaten Kampar naik sebesar 9 persen yakni dari Rp 1,230,000 tahun 2011 menjadi Rp 1,340,700 tahun 2012," terang Helfried.


Untuk kabupaten lainnya, disebutkan Helfried belum menyelesaikan pembahasannya. Kabupaten tersebut yakni, Pelalawan dengan UMK tahun 2011 Rp 1.128.000, Rokan Hulu dengan UMK tahun 2011 Rp 1.150.000.


Selain itu, kabupaten yang belum menyelesaikan pembahasan adalah Indragiri Hulu dengan UMK tahun 2011 Rp 1.208.000, Siak dengan UMK tahun 2011 sebesar Rp 1.186.000, Indragiri Hilir dengan UMK tahun 2011 sebesar Rp 1.130.000.


Sedangkan Rokan Hilir pada tahun 2011 tidak mengajukan sehingga memakai UMP tahun 2011 yakni Rp 1.120.000, Kuantan Singingi dengan UMK tahun 2011 sebesar Rp 1.123.000, dan Meranti dengan UMK tahun 2011 Rp 1.125.000. (nol)
Penulis: Nolpitos Hendri
Editor: zid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas