Senin, 24 November 2014
Tribun Pekanbaru

Kasus Penembakan Warga Ketapang

Kamis, 10 November 2011 21:28 WIB

KETAPANG, TRIBUN - Kapolres Ketapang AKBP Iwayan Sugiri memastikan bripka Catur, anggota polisi yang melakukan penembakan kepada warga beberapa waktu lalu akan mendapatkan sanksi disiplin sesuai dengan kesalahan yang dilakukan.

“Sanksi itu sudah jelas, namun demikian kita tetap menunggu hasil pemeriksaan, kita juga masih menunggu keterangan dari sejumlah saksi. Kalau dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran yang menyalahi prosedur, kita akan tidak,” kata Kapolres Ketapang saat ditemui Tribun di ruang kerjanya Kamis (10/11).

Namun Kapolres belum bisa memastikan apa sanksi yang akan dijatuhkan kepada bripka Catur, hal itu dapat diketahui setelah yang bersangkutan menjalani sidang kode etik kepolisian yang akan dilaksanakan setelah pemeriksaan.
“Yang jelas dia akan diberikan tindakan, karena memang sudah jelas dia melakukan kesalahan, namun apakah tindakan tersebut berat ataupun ringan ya menunggu dulu hasil pemeriksaan seperti apa. “tegasnya.

Selain dari sanksi disiplin bripka Catur juga dipastikan tidak akan diperkenankan lagi membawa senjata ketika bertugas, hal itu untuk mencegah terjadinya kemungkinan kejadian tersebut bakal terulang. “senjatanya sekarang sudah kita sita, dia tidak boleh lagi bawa senjata setelah menjalani sanski nantinya,” tandasnya.

Saat disinggung apakah ada kemungkinan Bripka Catur diberikan sanksi berupa penurunan pangkat, Kapolres mengatakan, kemungkinan tidak, karena kesalahan yang dilakukan masih dalam melaksanakan tugas. “Kemungkinan saja di sel, ditunda kenaikan pangkatnya ataupun ditunda untuk mengikuti pendidikan, kalau sampai penurunan pangkat saya pikir tidak akan sampai situ,” ujarnya.
Editor: zulham

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas