A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Inilah Alasan Prabowo Jarang Keluar di Televisi - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribun Pekanbaru

Inilah Alasan Prabowo Jarang Keluar di Televisi

Minggu, 13 November 2011 13:14 WIB
Inilah Alasan Prabowo Jarang Keluar di Televisi
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan alasannya mengapa jarang tampil di media elektronik. Ia mempersilahkan kepada presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono untuk bekerja sesuai dengan mandat yang diberikan.

"Tahun 2009 kemarin bangsa kita telah memutuskan si A yang menang, suka tidak suka, boleh kita mengatakan kecurangan, namun berilah kesempatan orang mau kerja," kata Prabowo di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Minggu (13/11/2011).

Prabowo mengatakan, dirinya memberi kesempatan selama dua tahun agar presiden terpilih bekerja. Nantinya, masyarakat yang akan menilai apakah SBY mendapatkan rapor merah atau tidak.

"Jangan kita ganggu dengan banyak ngoceh. Kritik boleh tapi nanti bisa dianggap sakit hati," katanya.

Prabowo juga berkeyakinan bahwa hingga kini Indonesia masih menganut sistem ekonomi yang menyimpang dari para pendiri bangsa, yakni sistem neo-liberalisme.

"Karena kita punya keyakinan ideologis, kita faham sistem neoliberalisme, pasar bebas, tidak mungkin bawa kesejahteraan orang misikin," ujarnya.

Prabowo meyakini ekonomi Indonesia dapat sejahtera bila sistem ekonomi dikembalikan kepada Pasal 33 UUD 45.

"Sampai saat ini kekayaan nasional Indonesia tidak ada karena mengalir ke luar negeri dan tidak ada kesejahteraan bagi rakyat," tukasnya.(tribunnews.com)

Editor: zid
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas