A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Asyik Mesum di Sisi Terminal - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribun Pekanbaru

Asyik Mesum di Sisi Terminal

Jumat, 16 Desember 2011 09:20 WIB
Asyik Mesum di Sisi Terminal
Dokumentasi
Laporan:Galih

Pekanbaru, TribunPekanbaru.com-Suasana
sepi dan kondisi yang gelap di sekitar Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, Pekanbaru, dimanfaatkan oleh segelintir oknum pasangan untuk memadu kasih. Lokasi tepatnya di sisi sebelah kiri jalan pintu masuk angkutan kota dan pengantar.

Pengamatan Tribun, Rabu (15/12) malam, beberapa pasangan tampak terlihat duduk-duduk di sepanjang ruas jalan ini. Ada yang duduk di atas sepeda motor, di atas talud parit, maupun di atas ilalang yang tumbuh di sepanjang areal tersebut.

Tempat ini nyaris tanpa penerangan. Hanya dengan bantuan lampu sepeda motor bisa terlihat beberapa pasangan yang tengah duduk berdekatan.

Uniknya, di beberapa titik, Tribun menjumpai sejumlah sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan ataupun di biarkan begitu saja di alang-alang. Namun sang empunya sepeda motor tidak tampak di areal sekitar sepeda motor tersebut diparkir.

Menariknya lagi, sepeda motor tersebut diparkir melintang di atas jalan masuk ke dalam areal semak-semak. Seolah, pemilik sepeda motor tidak menghendaki ada orang lain yang masuk ke tempat tersebut.
Di tempat ini, ternyata tidak hanya diisi sebatas anak muda saja. Pasalnya, Tribun menjumpai beberapa pria yang dari raut mukanya sudah paro baya bersama pasangannya.

Hingga pukul 21.00 malam itu, tidak kurang dari 10 sepeda motor yang diparkir dengan cara seperti itu. Saat Tribun beranjak karena gerimis mulai turun, ternyata beberepa kendaraan malah tampak masuk ke ruas jalan ini.

Keadaan tak juah berbeda juga tampak di ruas jalan sebelah barat terminal. Tampak beberapa pasang muda-mudi asyik duduk di balik pohon membelakangi jalan.

Kamis (15/12) siang, Tribun kembali ke ruas jalan ini. Kondisi pada waktu siang sangat jauh berbeda. Sama sekali tidak ada orang yang duduk-duduk di areal ini. Praktis, hanya kendaraan roda empat dan angkutan kota yang melalui jalan tersebut.

Saat Tribun masuk ke areal semak-semak ternyata disuguhi pemandangan yang cukup mengejutkan. Ternyata, semak-semak tersebut telah disulap menjadi tempat yang cukup nyaman untuk duduk ataupun merebahkan diri.

Semak yang tumbuh, di robohkan dijadikan semacam alas, berbentuk persegi panjang berukuran sekitar 1,5 x 1 meter. Karena dikelilingi oleh semak-semak yang cukup tinggi, maka orang yang berada di dalam "kamar" ini tidak akan terlihat dari jalan. Meskipun disorot menggunakan cahaya lampu kendaraan.

Di sekitar tempat ini, Tribun juga menjumpai beberapa asesoris yang biasa digunakan oleh wanita. Di antaranya tali rambut dan sisir.
Ketika dimintai keterangan mengenai hal ini, Kakan Satpol PP Kota Pekanbaru, Erwad Husnan mengatakan, pihaknya akan merazia tempat-tempat seperti itu. Ia belum merazia areal di pintu masuk angkutan kota Terminal AKAP, karena belum menerima laporan mengenai hal itu.

"Namun kami akan segera melakukan penindakan," katanya ketika
dihubungi Tribun.

Pihaknya sebenarnya sudah melakukan penertiban terhadap anak muda yang nongkrong di areal jalan depan terminal. Khususnya anak muda yang nongkrong dalam keadaan mabuk ataupun membawa minuman keras. (cr11)
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
16033 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas