Minggu, 23 November 2014
Tribun Pekanbaru

Tips Menghadapi Anak Murid Nakal

Selasa, 28 Februari 2012 14:21 WIB

Tips Menghadapi Anak Murid Nakal
ilustrasi/net
TRIBUNPEKANBARU.COM-Hubungan baik atau buruk antara siswa dan Guru akan menciptakan sebuah pengalaman yang selamanya menjadi kenangan dan cerita yang tak lekang dimakan zaman.

Gaya berhubungan siswa dengan Guru bentuknya bermacam-macam. Masih ingat tulisan yang berjudul “Kriteria Guru Nyebelin di Mata Siswa”. Beberapa kriteria yang disebutkan dalam tulisan itu ialah buah dari gaya berhubungan Guru dan siswa yang kurang baik dan menyenangkan.

Lalu, bagaimana dengan gaya berhubungan Guru dengan siswa yang menyenangkan. Lihat beberapa contoh berikut ini:

1. Guru yang tidak pernah membeda-bedakan siswa mana yang lebih unggul dan tidak akan memberikan kesan kepada siswa bahwa Guru tersebut berlaku adil. Ini salah satu gaya berhubungan Guru dengan siswanya supaya siswanya ketika belajar tidak merasa dikotak-kotakkan. Dengan begitu guru dengan gaya berhubungan semacam ini akan menjadi pengajar yang banyak mendapatkan perhatian dari siswa.

2. Guru yang suka memberikan penghargaan setiap kali siswanya melakukan suatu hal yang baik dan menghasilkan prdikat memuaskan. Misalnya Guru yang memberikan permen atau minuman secara cuma-cuma kepada siswanya ketika semua siswa di kelas yang dia ajar tidak ada yang remidi.

Gaya berhubungan semacan ini menjadikan Guru dan siswa saling menghargai. Guru menghargai jerih payah siswanya dengan memberikan hadiah karena hasil belajar yang memuaskan. Begitu pula sebaliknya siswa akan belajar giat setiap kali ada tes dengan pertimbangan hadiah kecil namun berarti dari Guru mereka menjadi penghargaan yanng luar biasa.

3. Guru yang selalu menemani siswanya ketika ada pertandingan. Biasanya hal semacam ini dilakukan oleh wali kelas. Gaya berhubungan Guru dengan siswa yang satu ini dapat mempengaruhi siswa secara mental. Karena siswa yang berkompetisi merasa mendapatkan dukungan yang lebih. Sekalipun siswanya kalah dalam kompetisi tersebut, rasa kecewa yang dibawa tidak begitu membebani.

4. Guru yang selalu memasukkan permainan disela-sela mengajar. Gaya berhubungan semacam ini akan membantu siswa mengatasi kejenuhan selama kegiatan belajar mengajar.

Dengan begitu Guru akan lebih dapat mengontrol siswa, begitu pula dengan siswa, ketika mengetahui Guru yang berada dihadapan mereka sik dan menyenangkan mereka tidak akan sungkan untuk mengutarakan keinginan mereka ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung.(Lara)

Editor: zid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas