A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tika ingin rintis usaha Kuliner - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribun Pekanbaru

Tika ingin rintis usaha Kuliner

Selasa, 6 Maret 2012 13:25 WIB
Tika ingin rintis usaha Kuliner
istimewa
Kartika Hambali Novianti
Laporan Fernando

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-
Keinginan menjadi wanita karir tidak lantas membuat dirinya fokus pada hal itu saja. Malah ia ingin berusaha menyiapkan diri menjadi ibu rumah tangga terbaik bagi keluarganya kelak.

Impian itulah yang dinginkan oleh Kartika Hambali Novianti. Walau dirinya berkeinginan menjadi wanita karir, tapi ia tak ingin melupakan keluarganya. Oleh sebab itu, ia sudah mempersiapkan diri untuk belajar masak.

"Mama ingetin aku bahwa wanita harus bisa masak. Makanya aku sampai sekarang terus belajar masak. Aku ingin jadi ibu yang sukses di pekerjaan dan juga sayang keluarga," ujar gadis yang kerap disapa Tika itu saat berbincang dengan Tribun, kemarin.

Beragam masakan sudah ia coba untuk mengolahnya. Mulai dari membuat kue brownies, ice cream dan puding. Bahkan mengolah makanan olahan dari ikan, daging untuk konsumsi lauk pauk sehari-hari.

Dikatakan gadis kelahiran Bangkinang,13 Juni 1990, semua masakan tersebut ia pelajari dari sang ibu. Ia mulai belajar bersama sang ibu sejak masih duduk di SMA. Terutama saat sang ibu mengatakan bahwa  wanita harus bisa memasak. Apalagi lelaki suka wanita yang gemar masak.

"Pertama kali aku belajar masak cuma bikin pergedel, soalnya gampang. Tapi ternyata kurang garam. Walau gagal aku seneng bisa nyobain," ungkap gadis manis itu tersenyum.

Setelah itu pun, Tika juga mengalami kegagalan saat memasak kue donat. Saat dimasak dan dimasukkan ke penggorengan donatnya pun hancur. Tapi hal itu tak membuat dia menyerah, bahkan esok harinya ia membuat lagi dan berhasil.

Kemudian, ia juga memasak beberapa macam kue seperti brownis kukus, es krim dan puding. Tapi yang paling menantang baginya ialah disuruh sang ibu untuk memasak rendang pada perayaan Idul Fitri 2011 lalu. Walau sudah diajarkan, ternyata daging rendangnya tidak empuk." Meski begitu, besok aku bakal coba lagi bikin rendang," ujar gadis berdarah Minang itu.

Selain gemar masak, Tika juga mulai belajar berwirausaha sejak SMA. Awalnya ia merintis usaha penjualan pulsa handphone. Kemudian ia pun mulai merintis usaha penjualan baju muslim, tas dan jilbab. Bahkan bersama sang ibu ia juga merintis usaha pembibitan kayu jenis Gaharu, Jabon dan Mahoni. (www.tribunpekanbaru.com/cr12)
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas