Kamis, 5 Maret 2015

Pohon Ramin Bekas Gergaji Ditemukan di Areal PT SRL

Minggu, 1 April 2012 11:03 WIB

Pohon Ramin Bekas Gergaji Ditemukan di Areal PT SRL
net
Ilustrasi

Editor Eof, Afdhal Mahyuddin, menyatakan, titik ditemukannya kayu ramin di lokasi tersebut merupakan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Sumatera Riang Lestari (SRL). Menurutnya, SRL mempunyai areal HTI seluas 38.210 hektare di blok Pulau Rupat.

Penebangan terhadap pohon ramin di kawasan tersebut jelas merupakan sebuah pelanggaran. Pasalnya, ramin merupakan jenis spesies yang masuk kategori Apendix II. Kayu yang sudah mulai langka, dan harus dijaga kelestariannya.

Afdhal menjelaskan, meskipun perusahaan tidak menebang ramin, namun membiarkannya hidup sendiri, sama saja dengan membunuhnya secara perlahan. Buktinya, di kawasan tersebut ia menemukan ramin yang sama sekali tidak mempunyai daun.

Untuk menyelamatkan ramin, jalan satu-satunya adalah menyelamatkan habitatnya. Titik-titik ramin harus teridentifikasi dengan jelas. Kemudian pada titik-titik tumbuhnya ramin, dijadikan lahan konservasi.
Sejauh pengetahuannya, sebuah perusahaan HTI harus mempunyai areal untuk konservasi sebesar 20 persen dari luas lahan yang dimilikinya. "Namun akan lebih baik lagi kalau tidak ada lagi penebangan di hutan," tegasnya.

Melihat hasil temuan ini, Afdhal berharap pemerintah segera melakukan tindakan. Peraturan tentang perlindungan ramin harus ditegakkan. Tidak hanya menjadi peraturan semata. Menguatkan argumentasi, Afdhal juga membawa sampel kayu ramin yang telah roboh.

"Saya akan membawa ke laboratorium untuk menelitinya lebih lanjut," lanjutnya.

Dikatakan Afdhal, berhubung ia menemukan ada ramin yang ditebang di kawasan HTI perusahaan pulp dan paper, maka ia akan meneliti apakah ada kertas yang mengandung kayu ramin.

Halaman12
Editor: harismanto
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas