Senin, 26 Januari 2015
Tribun Pekanbaru

Ada Pameran Jam Cantik di Mal SKA

Rabu, 16 Mei 2012 11:19 WIB

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Toko Jam Antik Sinar Djakarta kembali menggelar pameran di Pekanbaru. Pameran tersebut bertempat di Lantai Dasar Mal SKA, Pekanbaru. Lewat pameran tersebut, Sinar Djakarta menghadirkan aneka Jam Antik yang digerakkan secara mekanik dan memiliki beragam ukuran rumah-rumahan yang penuh ukiran.

Marketing Sinar Djakarta, Ayun mengatakan bahwa jam antik tersebut memiliki dua jenis berbeda,  tergantung pada ukuran besarnya rumah-rumahan. Yaitu jenis Grand Father dan Grand Mother. Keduanya tersedia di pameran yang berlangsung dari 11 -20 Mei 2012.

Untuk jenis Grand Father kata Ayun, tingginya bisa mencapai 2,25 meter.  Sedangkan untuk jenis Grand Mother tingginya mencapai 2 meter."Kedua jenis ini kita hadirkan dalam pameran. Sehingga bisa jadi pilihan bila ingin mempercantik ruang tamu anda," ujar Ayun saat berbincang dengan Tribun, Selasa (15/5).

Mesin mekanik jam antik yang dipamerkan, kata Ayun mayoritas berasal dari Jerman. Seperti merk Kieneger dan Westminster. Lalu merk lainnya seperti Junghans dan Justins berasal dari China.

Ciri khas jam dari Jerman mesin mekanik jam secara keseluruhan dibuat dari bahan kuningan. Sedangkan sebagian jam lainnya menggunakan jam mekanik dari Cina. Tapi bahan mekanik jamnya adalah campuran plastik dan kuningan. "Jadi bagi masyarakat yang ingin menghadirkan jam antik di ruang tamunya untuk menambah kesan mewah, maka sebaiknya membeli jam antik dengan mekanik jam dari Jerman," terang Ayun.

Selain itu, kata Ayun, jam antik yang menggunakan mekanik dari Jerman lebih awet. Pada pameran tersebut, tersedia dua merk jam mekanik Jerman yaitu Westminster dan Kieninger. Tak hanya itu, ketika berdentang, bunyi jam mekanik Jerman menghasilkan melodi. Sedangkan yang buatan Cina hanya menghasilkan suara ding dong.

Dijelaskan Ayun, cara kerja jam mekanik Jerman, menggunakan tiga bandul. Bandul paling kanan ialah bandul melodi, sedangkan bandul tengah ialah bandul yang mengatur gerakan jam. Kemudian paling kiri adalah bandul yang mengatur bunyi saat pergantian jam. "Jadi bandul paling kiri untuk membuat agar jam berbunyi tiap jam," terangnya.

Halaman12
Editor: Zul Indra
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas