A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Hotel Mesum Menjamur di Pekanbaru - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Pekanbaru

Hotel Mesum Menjamur di Pekanbaru

Kamis, 14 Juni 2012 08:13 WIB
Hotel Mesum Menjamur di Pekanbaru
ilustrasi/net
Laporan: Nasuha

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-
Hotel yang seharusnya menjadi tempat yang menyediakan jasa penginapan dan hiburan lainnya, saat ini di Pekanbaru banyak yang dialih fungsikan menjadi tempat mesum, bagi kalangan pasangan anak muda dan hidung belang.

Hal ini berdasarkan banyaknya hasil tangkapan aparat Satuan Polisi Pamong Praja dalam beberapa bulan terakhir, seperti hasil razia yang dilakukan Polisi PP pada Senin (12/6) lalu sebanyak 16 pria dan wanita mengaku sebagai peserta didik pada perguruan tinggi berhasil diamankan disebuah Hotel kelas melati di Pekanbaru.

Penelusuran Tribun kebeberapa Hotel kelas melati di Jalan Tuanku Tambusai menemukan beberapa indikasi adanya praktek  mesum di hotel tersebut, ketika Tribun menanyakan pengawasan yang dilakukan terhadap tamu-tamu yang datang, pihak hotel selama ini tidak pernah meminta identitas pasangan tamu yang akan menginap.

"Kami tidak pernah melakukan pemeriksaan, yang setahu kami dia itu tamu, kalau maksud dan tujuan dia nginap disini itu pribadi masing-masing," kata salah seorang pemilk Hotel Kelas melati di Pekanbaru yang sering dirazia petugas.

Selain itu, ada juga beberapa pemilik hotel kelas melati tersebut yang menyediakan pelayan bagi tamu yang menginap, modusnya sangat rapi sekali, yang bermain dalam praktek ini resepsionis dan pegawai hotel lainnya.

"Ada yang mau pesan, kita menyediakan tinggal dikontak langsung datang. Biasanya kami dikasih fee oleh tamunya," ujar seorang pegawai Hotel di Jalan Tanjung Datuk.

Sebagian pihak hotel juga mengaku sudah melakukan pengawasan, namun tamu yang datang tersebut banyak akal untuk membawa pasangannya kedalam kamar hotel."Kita awasi didepan, kadang dia lewat samping, kadang juga cowoknya duluan masuk, baru ceweknya yang nyusul," kata Erik seorang Menajer Hotel di Jalan Sudirman.

Data hasil penangkapan oleh Satuan Polisi Pamong Praja selama tahun 2011 mencatat sebanyak 81 kasus penangkapan mesum di Hotel dan Wisma, sementara ditahun 2012 ini sudah beberapa kali dilakukan razia, dari hasil razia tersebut tidak sedikit juga yang tertangkap, sebagian mereka itu berasal dari kalangan ABG dan Mahasiswa.

Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Ondi Sukmara mengatakan sangat menyesalkan sikap beberapa pemilik hotel dan wisma di Pekanbaru yang membuat praktek mesum dibeberapa penginapan tersebut.

"Sangat disayangkan sekali, seharusnya hotel dan wisma itu kan tempat menginap yang nyaman bagi masyarakat dan fasilitas hiburan dan olahraga yang nyaman, tapi yang terjadikan mereka menjual produk lain juga," kata Ondi Sukmara kepada Tribun Rabu (13/6).

Ia menghimbau kepada seluruh pihak pengelola hotel dan wisma di Pekanbaru untuk mentaati peraturan yang berlaku, serta melakukan pemeriksaan kepada tamu yang berkunjung, agar tidak terjadi lagi kegiatan mesum di hotel tersebut.

"Jangan sampai berurusan dengan aparat, itu yang kita harapkan kepada pengusaha hotel ini," ujar Ondi Sukmara.

Pihak Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Wakil Walikota Ayat Cahyadi, berjanji akan melakukan penertiban terhadap praktek mesum yang dilakukan beberapa hotel dan wisma tersebut. Dia juga menghimbau kepada pemilik hotel agar mentaati peraturan yang berlaku.

"Semua pihak seharusnya saling membantu dalam mengatasi masalah ini, khususnya pengelola hotel dan wisma tersebut untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat lagi," ujar Ayat. (www.tribunpekanbaru.com/cr11)
Penulis: Nasyuha
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas