Minggu, 31 Mei 2015

KPUD Provinsi Papua Akan Pecat Anggotanya

Jumat, 29 Juni 2012 10:41

Hal tersebut dikatakan Benny Suweni Ketua KPUD Provinsi Papua kepada Tribunnews.com di Jayapura, Jumat (29/06) pagi tadi.

Menurut Benny Suweni,  kejadian ini di pastikan akan menjadi evaluasi tersendiri bagi KPUD Provinsi Papua. Sebab pihaknya juga baru-baru ini menerima laporan adanya anggota KPU yang belum berumur 30 tahun, yang sama sekali melanggar aturan sebagai anggota KPU.

“Kejadian ini akan menjadi evaluasi kami, karena kami menemukan adanya anggota KPU yang umurnya belum mencapai 30 Tahun, yang belum bisa memenuhi syarat, kemudian mendaftar serta di loloskan dari tim seleksi untuk menjadi anggota KPU.

Kedepan tim seleksi saya minta dengan cermat memeriksa keaslian ijazah. Padahal ijazah SMA sudah bisa menjadikan kita sebagai anggota KPU. Yang saya mau pertanykan kenapa AP kalau mau menjadi anggota KPU harus melakukan penipuan,” ungkap Benny Suweni, S.Sos, Jumat (29/6) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Benny Suweni mengatakan terkait proses hukum bagi  Ketua KPUD Kabupaten Deiyai yang berinisial AP yang di tetapkan sebagai terasangka di Polda Papua atas kasus dugaan ijzah palsu. Yang sebenarnya ini terpisah dari tugasnya sebagai Ketua KPU di Kabupaten Deiyai. Oleh karena itu KPUD Provinsi meminta harus menerima proses hukum yang telah di lakukan oleh aparat kepolisian.

“Kita mempersilahkan lebih jauh Polda Papua untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap yang bersangkutan. Agar kita jauh lebih mengetahui perbuatan yan di lakukannya dan hukumannya sesuai dengan pasal yang di lakukannya,” ujarnya.

Sedangkan terkait dengan pelaksanaan tahapan Pilkada di Kabupaten Deyai, Benny mengatakan, masih ada 4 anggota KPUD Kabupaten Deyai  lagi yang tersisa. Jadi tentu dengan adanya 4 orang anggota KPUD Kabupaten Deyai  masih bisa di dalam forum dalam mengambil keputusan.

Halaman12
Editor: Zul Indra
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas