• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribun Pekanbaru

Bupati Inhil Dipanggil Penyidik Ditreskrimum

Selasa, 13 November 2012 08:10 WIB
Bupati Inhil Dipanggil Penyidik Ditreskrimum
MKGR
Indra Muclis Adnan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sempat dua kali mangkir dua kali dipanggil oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau dengan alasan sakit dan terancam akan dipanggil paksa, akhirnya, Senin (12/11) sekitar pukul 14.45 mantan Kepala Cabang PT Bank Riau Kepri Tembilahan Surip penuhi panggilan penyidik. Selain itu penyidik juga sudah layangkan surat pemanggilan terhadap Bupati Indragiri Hilir Indra Mukhlis Adnan.

Surip kata Direktoratreskrimum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy didampingi Kasubdit I AKBP Syamsul Anwar melalui Kanit I Kompol Efri Yanuar kepada wartawan, Senin (12/11) diperiksa masih sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan lima sertifikat tanah milik Hj Sulastri yang dilakuan oleh PT Bang Riau Kepri Cabag Tembilahan "Surip kita panggil Senin pagi pagi dan baru penuhi panggilan Senin sore. Panggilan kita ini adalah panggilan ketiga untuknya," ujar Efri.

Menurut Efri, Surip dipanggil pertama Rabu (24/10) tapi Surip tidak bisa hadir dan mengirim surat sakit dari Klinik Bina Kasih untuk 2 hari. "Setelah kita tunggu seminggu ternyata tidak datang juga, dan Senin (5/11) kita panggil untuk kedua kalinya," kata Efri.

Tapi tambah Efri, Surip tetap tidak datang  dengan alasan sakit. Surip mengirim surat sakit dari RS Awal Bros. "Dalam suart sakit itu Surip dirawat dari Selasa (30/10) sampai Kamis (1/11). Selain itu ia juga mengiri surat sakit dari Klinik Herlinda Marpoyan dan harus istirahat dari, Senin (5/11) sampai dengan Rabu (7/11)," papar Efri. Namun tegas Efri saat dicek ternyata Suriptidak pernah dirawat di RS Awal Bros dan hanya pemeriksa kesehatan saja Senin (29/10). "Ketika ditanyakan ke Klinik Herlinda ternyata Surip hanya minta surat pengantar untuk berobat ke Malaka," ungkap Efri.

Pantau Tribun hingga pukul 17.00 Surip masih menjalani pemeriksaan diruang penyidik. Ketika ditanya apakah Surip akan ditetapkan sebagai tersangka? Efri mengatakan, penetapan tersangka setelah Bupati Indragiri Hilir Indra Mukhlis Adnan diperiksa.

"Indra Mukhlis Adnan sudah kita panggil hari ini (Senin,red) untuk pemeriksaan, Rabu (14/11). Jadi Bupati Indra Mukhlis akan kita periksa sebagai saksi saat itu. Setelah keduanya kita periksa barulah bisa kita tentukan tersangkanya," kata Efri. (*)
Penulis: Rino Syahril
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
54083 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas