Jumat, 26 Desember 2014
Tribun Pekanbaru

Gaji Wartawan Masih Dibawa Standar

Jumat, 7 Desember 2012 19:57 WIB

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Kampar berkumpul bersama di ruang pertemuan Hotel Bangkinang Baru, Kamis (6/12). Para insan pers mengikuti Diskusi Sehari dengan Dewan Pers ditaja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kampar bekerja sama dengan PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP).

Sebagai pemateri dalam kegiatan itu, Ketua Bidang Hubungan Antar Komisi Antar Lembaga dan Luar Negeri, Bekti Nugroho serta Ketua Bidang Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi, M Ridho Eiasy, yang juga Ketua Harian SPS Indonesia.

Bekti, dalam paparannya, menekankan para awak media bekerja menjunjung tinggi etika. Sehingga, pencapaian kerja jurnalistik profesional akan terwujud. "Wartawan akan dipandang bermartabat karena etikanya," ujarnya di hadapan peserta.

Menyikapi soal maraknya penganiayaan terhadap wartawan, Dewan Pers selalu memberikan advokasi. Ia mengingatkan agar muatan berita harus berimbang dan sesuai dengan standar penulisan.

Menyinggung soal independensi, Bekti memiliki pandangan secara khusus, seorang PNS baiknya tidak merangkap pekerjaan sebagai wartawan. "Jika tidak, akan sulit mengkritik pimpinan dan berita berkemungkinan besar tidak berimbang," katanya.

Sementara M Ridho lebih banyak bicara soal kesejahteraan wartawan. Ia mengakui, gaji diterima wartawan dari perusahaan pers yang mempekerjakannya masih banyak di bawah kebutuhan hidup layak sehari-hari.
Penulis: nando
Editor: zulham

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas