Kamis, 27 November 2014
Tribun Pekanbaru

Jumlah Penduduk Pekanbaru Berkurang ?

Rabu, 9 Januari 2013 10:57 WIB

Jumlah Penduduk Pekanbaru Berkurang ?
internet
KTP Biru seperti gambar hanya akan berlaku hingga 31 Desember 2012
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU  - Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Kamaruzaman menilai ada yang tak beres dalam proses pendataan jumlah penduduk Kota Pekanbaru.

Soalnya, terjadi perbedaan signifikan jumlah penduduk pada awal 2012 dengan yang dilaporkan pada akhir tahun lalu. Anehnya, justru penduduk Pekanbaru mengalami penurunan, kendati angka pertumbuhan penduduk amat tinggi.

"Ini janggal sekali. Sistemnya mungkin tak berjalan baik. Masak penduduk Pekanbaru justru dilaporkan mengalami penurunan," kata Kamaruzaman, Selasa (8/1) di Kantor DPRD Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.

Ia menjelaskan, data awal tahun 2012, penduduk Pekanbaru yang disampaikan dinas terkait lebih dari 900 ribu jiwa. Namun, pada akhir tahun hasil pendataan hanya berkisar 800 jiwa. Penurunan dalam jumlah mencolok itu menimbulkan kecurigaan tentang proses pendataan dan perekaman KTP elektronik (e-KTP) yang terjadi saat ini.

"Kami tidak tahu apakah ini kesalahan pendataan, atau karena faktor non teknis. Ini harus ditelusuri," jelas Kamaruzaman.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, dengan tingkat pertumbuhan penduduk Pekanbaru di atas rata-rata nasional, harusnya jumlah penduduk mengalami kenaikan signifikan. Taksiran penduduk bisa menembus angka satu juta jiwa. Pertumbuhan penduduk itu, disebabkan gerakan migrasi penduduk dari luar provinsi yang masuk ke Pekanbaru.

"Kok pertumbuhan penduduk yang fantastis itu, justru riil-nya penduduk berkurang. Janggal sekali ini," tegasnya.

Ia meminta, agar dinas terkait melakukan pengecekan ulang sistem dan model pendataan penduduk. Dinas terkait harus mereview kembali jumlah penduduk dengan sesuai kondisi sebenarnya, bukan angka taksiran.

Komisi I, kata Kamaruzaman akan memanggil Dinas Kependudukan Catatan Sipil untuk mempertanyakan kejanggalan tersebut.

"Rapat dijadwalkan pekan depan. Kita mau tahu di mana penyebabnya. Dan ini harus segera diselesaikan," tegas Kamaruzaman.

Menurutnya, secara politis jumlah penduduk mempengaruhi keberadaan DPRD Pekanbaru. Soalnya, jika tetap mengacu pada data lama, jumlah kursi DPRD hanya 45 kursi. Sementara, berdasarkan kalkulasi pertumbuhan penduduk yang sudah menembus angka satu juta jiwa, kursi DPRD Pekanbaru idealnya 50 kursi. (*)
Penulis: RayaNainggolan
Editor: zid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas