A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Gubri Semangati Dumai Ekspor Sayur - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Pekanbaru

Gubri Semangati Dumai Ekspor Sayur

Jumat, 18 Januari 2013 22:04 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Gubernur Riau, Rusli Zainal sangat berharap Dumai konsisten menjadi produsen dan pengekspor sayuran daun lebar. Selain keberadaan lahan yang memadai, letak geografis yang berhadapan dengan negara tetangga mampu menjadikan Dumai tembus sebagai daerah ekspor sayuran.

Kalimat penyemangat itu disampaikan Gubri saat menghadiri panen perdana dan launching ekspor sayuran daun lebar, di Komplek Perumahan Pertamina, Kelurahan Bukti Datuk, Kamis (17/1). "Saya apresiasi kepada Pemko Dumai, yang mampu memanfaatkan kondisi kesuburan tanah dan letak geografis berdekatan dengan Malaysia dan Singapura, sehingga berani mengekspor sayur daun lebar," ujar Gubri dalam sambutannya.

Untuk menjadi produsen yang berhasil, Ia mengingatkan pemko Dumai agar memperhatikan aspek kualitas. Agar mampu bersaing dengan kualitas sayuran negara tetangga.

"Pemerintah provinsi juga punya rencana yang sama. Namun kerap terbentur dengan beberapa hal penting, yang kedepan saya pikir harus menjadi catatan kita bersama. Terobosan Dumai bisa menjadi contoh kabupaten kota lainnya," ujarnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Pertanian, Suryanto menjelaskan, panen perdana dan launching ekspor sayuran daun lebar ini merupakan langkah awal pemerintah dalam pengembangan dunia agrobisnis. Ia mengakui, untuk mencapai hasil yang maksimal, Pemko Dumai masih butuh penambahan sarana dan prasarana.

Saat ini lahan yang dikembangkan untuk penanaman sayuran daun lebar masih seluas empat hektare. Untuk itu, butuh sekitar empat hektare lagi yang direncanakan berasal dari bantuan Pemko Provinsi Riau 2 hektar, Pemko Dumai 1,5 hektar dan Pemerintah Pusat 1 hektar.

"Selain itu, guna menunjang produktivitas petani, dibutuhkan mesin pompa 17 unit, mini traktor 2 unit, drum 50 buah, pupuk kandang 100 ton untuk memulihkan kesuburan lahan dan lain-lain," ujar Suryanto.

Dalam sambutannya, Walikota Dumai Khairul Anwar mengungkapkan, keberhasilan Dumai menjadi produsen daun lebar mempunyai multieffek yang baik. Diantaranya dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kita sudah bekerjasama dengan Kementrian Pertanian Singapura, sehingga kita optimis bahwa hasil produksi sayur daun lebar ini dapat diterima di pasar luar negeri, khusunya Singapura. Untuk pengembangannya, sementara ini, kita dibantu oleh tim yang terlatih dari Singapura untuk mengajar para petani dalam bercocok tanam yang baik," terang Wako.
Penulis: Naning Nutriana
Editor: zulham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas