Kamis, 27 November 2014
Tribun Pekanbaru

Final Sepakbola Bersamaan Penutupan ISG

Senin, 28 Januari 2013 11:06 WIB

Final Sepakbola Bersamaan Penutupan ISG
istimewa
ISG 2013
 TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Tim Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF) telah mengunjungi Pekanbaru. Tujuannya melihat persiapan Riau baik dari segi kepanitiaan maupun venue yang akan digunakan. Panitai lokal pun berdiskusi dengan tim ISSF mengenai acara Silamci Solidarity Games (ISG). Hasilnya salah satunya final sepakbola nantinya akan bersamaan dengan penutupan ISG.

Penyatuan acara final sepakbola dan penutupan ISG ini dilakukan agar acara penutupan bisa terlaksanakan dengan meriah. Sebab sepakbola diketahui merupakan olahraga yang bisa memikat penonton dengan jumlah yang banyak.

"Kesepakatan kita dengan ISSF bahwa final sepakbola akan digelar bersamaan dengan penutupan ISG. Final sorenya setelah itu dilanjutkan penutupan ISG," kata ketua I pantia lokal ISG, Syamsurizal yang dihubungi Tribun, Minggu (27/1).

Sepakbola menjadi salah satu cabang olahraga dari 17 cabor yang dipertandingkan pada ISG nanti. Sejauh ini belum diketahui jumlah negara peserta dalam cabor sepakbola ini. Diperkirakan 10 atau 12 negara.

Final sepakbola sendiri sudah dirancang bakal digelar di Stadion Utama Riau. Babak penyisihan sendiri menggunakan tiga stadion yakni Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Stadion Tuanku Tambusai, Kampar dan Stadion Utama Riau.

Sedangkan acara pembukaan dan penutuan sendiri sudah dipastikan akan digelar di Stadion Utama Riau. Masjid Raya yang sebelumnya menjadi salah satu pilihan sebagai lokasi pembukaan dan penutupan tak terlaksana. "Panitai fokus ke Stadion Utama Riau sebagai acara pembukaan dan penutupan," ujarnya.

Dikatakan Syamsurizal untuk mensukeskan acara ISG nanti terlebih acara pembukaan dan penutupan, tim ISSF sangat menekankan pada pencahaan disetiap gedung, terlebih saat acara pembukaan dan penutupan. Sebab pencahayaan yang ada saat ini disetiap venue belum terlalu baik.

Penekanan pada pencahayaan ini masuk akal. Sebab acara ISG nanti bakal diliput televisi internasional. Diperkirakan setidaknya minimal 17 televisi internasional yang akan meliput perhelatan ISG ini, terutama saat pembukaan dan penutupan.

"Mereka menekankan lighting. Itu harus bagus semua venue diperiksa lightingnya. Memang betul, kalaua lihgting ttak bagus, gambar yang akan muncul di tv tak bagus juga. Apalagi ini kan akan diliput puluhan televisi internasional. TV Aljazair pun meliput," kata Syamsurizal.

Oleh karena itu, kata Syamsurizal, pihaknya akan mempersiapkan seluruh masukan yang diberikan pihak ISSF. Masih ada waktu untuk mempersiapkanya. Panitia lokan kata Syamsurizal pun akan berusaha untuk mmepersiapakan acara ini sebaiak mungkin mengingat ini adalah perhelatan internasional. Dan Riau sebagai tuan rumah tidak akan menyianyiakan kesempatan istimewa ini.

Rombongan ISSF yang datang beberapa waktu lalu dipimpin langsung oleh sekretaris jendral ISSF Faisal Abdul Azis al Nasa. Rombongan juga ditemani beberapa panitia pusat ISG. (*)
Penulis: palti
Editor: zid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas