• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Pekanbaru

Penambahan Tempat Tidur Mendesak

Kamis, 21 Februari 2013 20:23 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Propinsi Riau Zainal Abidin menilai kebutuhan RSUD Dumai untuk penambahan tempat tidur sangat perlu. Apalagi dengan jumlah kunjungannya yang terus mengalami peningkatan.

Ia meminta Pemko Dumai melalui RSUD mengajukan kebutuhan anggaran dan desain penambahan tempat tidur yang kurang. Sehingga dapat diakomodir untuk penganggaranya dan jika masih belum memenuhi dilakukan di dua tahun anggaran.

Menurutnya penambahan tempat tidur di rumah sakit itu mendesak. Karena dengan jumlah yang ada saat ini, rumah sakit tidak dapat melayani maksimal. Sebab masih ada orang sakit yang ingin mendapatkan perawatan harus mengantre. "Kondisi seperti ini seharusnya tidak terjadi. Sebab pelayanan medis yang diberikan rumah sakit kepada masyarakat tidak boleh ditunda," katanya.

Selain disebutkannya juga, RSUD juga akan ditambah gedung baru tiga lantai. Sehingga ketersediaan ruang dan tempat tidur memadai dan mampu menampung pasien rawat inap sampai 259 dengan jumlah tempat tidur yang ada.

Seperti yang disampaikan Direktur RSUD Dumai dr Syaiful., pihaknya telah mengusulkan untuk anggaran pembangunan gedung dan tempat tidur tahun ini. Bahkan sudah dipresentasikan ke Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Dumai.

Secara keseluruhan kebutuhan biaya untuk pembangunan gedung baru dan penambahan tempat tidur itu sebanyak Rp 42 miliar. Tentunya untuk dapat terakomodir APBD Dumai harus dilakukan pembangunan dua kali anggaran.

Dijelaskannya saat ini satu kamar terdapat enam tempat tidur. Hal itu tidak layak untuk melakukan perawatan pasien. Penambahan tempat tidur juga diperuntukan untuk ruang kelas III yang tingkat antreanya cukup tinggi.
Penulis: iqbal
Editor: zulham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
106514 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas