Senin, 2 Februari 2015

Sekolah Siap Jalani Instruksi Disdik Pekanbaru

Sabtu, 23 Februari 2013 11:00 WIB

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah sekolah di Kota Pekanbaru menyatakan siap menyisihkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pelatihan Kurikulum 2013 bagi guru-guru. Meski demikian, belum semua sekolah menerima surat instruksi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru terkait penggunaan dana BOS tersebut.

Satu diantara sekolah yang belum menerima surat tersebut yaitu SD Kalam Kudus Pekanbaru. Menurut Kepala SD Kalam Kudus, Nelson kepada Tribun, Jumat (22/2), sampai saat ini pihaknya belum menerima surat tersebut. Dia mengaku, tahu adanya surat itu baru dari koran. "Saya baru baca di koran. Tapi belum terima langsung suratnya," ungkap Nelson.

Meski belum menerima surat, Nelson mengaku akan patuh dengan instruksi Disdik untuk menyisihkan dana BOS bagi pelatihan Kurikulum 2013. Apalagi, Kurikulum 2013 akan dimulai pada tahun ajaran baru mendatang. "Jadi tidak mungkin guru-guru tak mendapat pembekalan terkait materi kurikulum baru itu," tuturnya.

Kepala SDN 23, Rivianis juga mengaku belum menerima surat instruksi Disdik yang bernomor 420/Bid.TK.SD.02/II/2013/2220 itu. Menurutnya, hingga saat ini surat tersebut belum sampai ke tangannya. Rivianis juga akan menelaah kembali anggaran BOS di sekolahnya jika pelatihan memang harus dibiayai dengan dana tersebut.

Sementara itu, Kepala SMPN 23 Pekanbaru, Yusnaeti Ardina MPd mengaku telah menerima surat dari Disdik. Ia juga menyampaikan kesiapan pihak sekolah memakai dana BOS untuk pelatihan Kurikulum 2013. Menurutnya, segala kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan patut didukung.

Meski demikian, Yusnaeti mengaku belum ada kesepakatan berapa besaran anggaran yang akan mereka sediakan untuk pelatihan itu. Tapi, berdasarkan surat Disdik, pihak sekolah diminta menyiapkan anggaran sebesar 3 sampai 5 persen dari dana BOS yang tersedia untuk pelatihan Kurikulum 2013. Ia hanya memastikan anggaran tak akan melebihi ketentuan yang ada.

Ditanya kapan dana itu dikumpulkan, Yusnaeti mengaku masih menunggu berita dari Disdik. Namun yang jelas, pihaknya telah menyiapkan anggaran tersebut. Dia juga siap mengirimkan semaksimal mungkin guru untuk pelatihan itu. Kalaupun diminta mengirimkan sampai 10 orang guru, pihak sekolah tetap menyanggupi.

Halaman12
Penulis: Hendra Eifivanias
Editor: Zul Indra
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas