A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tuntut Kenaikan Uang Operasional, Sopir Elnusa Jejer Truk di Jalan Sokarno-Hatta - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribun Pekanbaru

Tuntut Kenaikan Uang Operasional, Sopir Elnusa Jejer Truk di Jalan Sokarno-Hatta

Rabu, 27 Februari 2013 19:29 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Puluhan sopir tanki PT Elnusa Petrofin menuntut perusahaan yang menaungi mereka menaikan besaran uang makan dan uang minyak untuk melaksanakan operasional. Permintaan tersebut dilakukan dengan melakukan aksi mogok, Selasa (26/2).

Tidak seperti biasanya yang mereka lakukan pada hari itu. Biasanya kendaraan yang membawa tangki warna merah tersebut diparkir di dalam Depot untuk mengisi muatan. Baik itu untuk bahan bakar premium ataupun solar.

Namun pemandangan pagi itu berbeda. Mobil yang mereka tunggangi tersebut hanya dijejer di pinggi Jalan Soekarno-Hatta. Alhasil jejeran truk tangki tersebut mendapat perhatian warga yang saat itu sedang melintas dijalan yang sama.

Meskipun demikian, aksi mogok yang dilakukan para sopir tak membuat aktivitas untuk pendistribusian BBM terhenti lama. Aksi mogok yang dilakukan para sopir tersebut berlangsung tidak lebih dari dua jam. Setelah itu mereka melakukan aktivitas seperti biasa.

PT Elnusa merupakan anak perusahaan PT Pertamina yang menangani angkutan BBM. Distribusi BBM yang dilakukan truk pengangkut tersebut mulai dari dari depot pengisian bahan bakar sampai ke SPBU.

Untuk pendistribusian tersebut, terdapat sekitar 90-an truk tanki milik PT Elnusa yang beroperasi di Dumai. Truk tangkit tersebut melakukan pendistribusian BBM ke SPBU yang terdapat di daerah di Riau dan kawasan Sumatera Utara bagian selatan.

Berdasarkan keterangan sejumlah sopir, aksi mogok itu dilakukan, agar perusahaan mengembalikan minyak operasional yang dikurangi. Selain itu para sopir tersebut juga menuntut perusahaan untuk menaikan uang makan.

"Perusahaan harus memikirkan juga nasib para sopirnya ini. Uang makan yang didapat hanya Rp 10 ribu. Jumlah tersebut tidak cukup," kata seorang supir yang enggan ditulis namanya.

Aksi yang dilakukan oleh sopir tersebut, langsung direspons oleh pihak perusahaan. Berkaitan dengan aski yang dilakukan, pihak dari manajemen PT Elnusa mengajak perwakilan sopir untuk melakukan perundingan yakni di Kantor Pertamina UPMS Medan Depot Dumai.

Pimpinan PT Elnusa Petrofin, Bilianor saat dikonfirmasi mengatakan, aksi mogok yang dilakukan para sopirnya itu terjadi karena miskomunikasi. Menurutnya persoalan itu hanya masalah internal dan dalam perundingan yang dilakukan saat itu juga sudah terselesaikan.

Billianor mengatakan, penyelesaian terhadap beberapa tuntutan para sopir akan diakomodir. Tuntutan tersebut juga akan disampaikan pada tingkat manajemen yang berada di kantor pusat. Dijelaskanya uang makan yang semula diberikan Rp10.000 dinaikkan menjadi Rp15.000.

Selain itu permintaan para sopir untuk minyak operasional juga dinaikan. BBM yang diberikan untuk operasional pendistribusian tersebut diberikan sebanyak satu liter untuk jarak 1,32 km. Menurutnya jatah yang diberikan sudah baku yang ditetapkan oleh Pertamina. "Mungkin sebelumnya kurang diketahui secara pasti oleh sopir. Tapi, semuanya sudah selesai dan berjalan normal," katanya.
Penulis: iqbal
Editor: zulham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas