Senin, 26 Januari 2015
Tribun Pekanbaru

Pemakaman Adat Rusak Akibat Galian C

Kamis, 14 Maret 2013 19:27 WIB

Informasi berhasil dihimpun Tribun, rusaknya daerah pemakaman itu terjadi pada Kamis (6/3)  malam lalu. Kala itu, hujan turun begitu derasnya. Posisi makam itu berada tepat di samping aliran sebuah anak sungai dekat Markas Komando Batalyon Infanteri (Yonif) 132/Bima Sakti, Salo.

Kabar awal diperoleh ketika Tribun mewawancarai Ramli R Datuk Permato Said, Pucuk Adat Kenegerian Salo melalui sambungan seluler, Rabu (13/3) pagi. Ia mengungkapkan, ada dua pemakaman adat terkena dampak didga karena aktivitas Galian C tersebut.

Ramli mengakui, ia sudah melakukan pemantauan ke areal pemakaman. Setidaknya ada dua makam adat terpaksa dipindahkan ke tempat lebih aman karena terancam longsor. Pertama, makam Datuk Lobai Persukuan Melayu Kioghiong yang sudah ada sejak 1836 silam. Kedua, makam istri dari Datuk Jangguik Persukuan Mandiliang yang wafat pada 2005.

Selain makam adat, Ramli mencatat, ada sekitar lima kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di sana yang ambruk. Letak TPU berada di sebelah pemakaman adat dipisahkan aliran sungai. Bagian paling belakang TPU, berbatasan langsung dengan lokasi Galian C.

Ia memaparkan, dua dari lima makam di TPU itu hilang. Diduga telah terbawa arus sungai. Sedangkan tiga makam lagi telah dipindahkan ke tempat lebih aman. Guna mendapat informasi lebih jelas soal pemakaman adat itu, ia mengarahkan Tribun untuk menanyakannya kepada Nurbit, penerus gelar Ninik Mamak Melayu Kioghiong.

"Luas lokasi Galian C tersebut berkisar 20-30 hektare. Usaha pengerukan pasir dan batu dari permukaan bumi ditutup saja. Kegiatan itu sudah nyata-nyata berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat sekitar. Salah satunya makam itulah," katanya.

Ia berharap, warga yang merasa tidak nyaman dan dirugikan bisa merapatkan barisan. Sebab, jika aktivitas tersebut dibiarkan terus beroperasi, ditakutkan dampak lebih buruk bakal terjadi.  Kemudian, Tribun menyambangi rumah Nurbit Datuk Koghiong di Gang Mesjid, belakang Kantor Desa Salo.

Halaman12
Penulis: nando
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas