Camat Rumbai Segera Dipanggil Ombudsman

Ombudsman Kecewa Ada Pungli Di Kantor Camat dan Lurah

Camat Rumbai Segera Dipanggil Ombudsman
istimewa
Logo Ombudsman

"Tidak ada Peraturan daerah atau aturan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Pekanbaru tentang pengurusan SKGR,"ujar Ayat Cahyadi dengan tegas kepada Tribun Kamis (28/3).

Menurut Ayat, apa yang dilakukan oleh pihak kecamatan dan kelurahan meminta uang sertifikasi dan uang lelah biaya pengetikan itu tidak dibenarkan, karena tidak ada peraturan yang diberlakukan Pemko.

"Jangan diberikan, kalau ada yang meminta, karena mereka sudah digaji,"ujar Ayat.

Ayat juga meminta kepada warga dimana saja berada jika menemukan ada keganjilan pungutan di lapangan segera melaporkan ke Pemko, jika petugas tersebut tetap meminta maka warga harus meminta bukti pembayaran itu.

"Jangan mudah terkecoh, kalau ada yang meminta maka diminta bukti legalitas pungutan itu,"ujar Ayat.

Sementara itu, Ombudsman Rebublik Indonesia perwakilan Riau menyesalkan sikap birokrasi ditingkat kecamatan dan kelurahan yang masih gencar mempraktekkan pungutan liar. Akibatnya warga disulitkan dengan adanya praktek pungli itu, terutama bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Ombudsman sendiri akan segera mengundang Camat Rumbai Jaminur dan tim untuk dimintai keterangan klarifikasi terkait Laporan dari warga  bernama Abu Kasim, yang menjadi korban pungli di Kantor Camat.

"Ini keluhan terkait adanya dugaan maladministrasi dalam bentuk “permintaan uang, barang dan jasa (pungutan liar)” dalam memberikan layanan kepada masyarakat,"ujar Ketua Ombudsman RI Ahmad Fitri kepada Tribun Kamis (28/3).

Pertemuan dengan pihak Camat tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Selasa (2/4) nanti.

"Agenda pertama, Permintaan Klarifikasi terkait laporan atas nama Abu Kasim kemudian Pembahasan Perda terkait retribusi layanan di Kecamatan, kami mememinta Camat Rumbai juga dapat menghadirkan Kasi Pertanahan, petugas pembukuan registrasi tanah, Lurah Umban Sari dan staf kelurahan yang memaraf surat Pelapor itu,"ujar Ahmad Fitri.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Nasyuha
Editor: Zul Indra
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help