Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Bakal Dibangun di Sumut

"Kami menandatangani proyek itu hari ini (Kamis) dengan pihak PLN," papar sumber Tribunnews.com

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo, Jepang

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kyushu Electric Power (KEP) bersama Itochu Corporation, PT Medco Power Indonesia, Indonesia, Ormat Technologies dari Amerika Serikat, melalui Sarulla Operation Ltd, perusahaan patungan bersama keempat usaha itu, mendapatkan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi dengan nilai sekitar 100 miliar yen. Proyek ini pertama kali bagi KEP melakukannya di luar negeri.

"Kami menandatangani proyek itu hari ini (Kamis) dengan pihak PLN," papar sumber Tribunnews.com, Kamis (4/4/2013) di Tokyo, Jepang.

Proyek kontrak jual beli listrik antara Pertamina Geothermal Indonesia, anak perusahaan Pertamina dengan PLN dan empat perusahaan swasta tersebut untuk daerah kabupaten Sarulla  Sumatera Utara (Sumut)  untuk membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi kW keluaran 33 juta selama 30 tahun kontrak jual  jual kepada PLN.

Pembiayaan proyek dari Japan Bank for International Cooperation Co, Ltd (JBIC), dan Bank Pembangunan Asia (ADB). Pembiayaan dari JBIC diperkirakan sekitar 70 persen dan sisanya dari ADB.

"Perusahaan bertujuan untuk memperkuat dasar manajemen dengan mempromosikan kemampuan teknis dan mengamankan semua anak perusahaan dalam grup usaha, untuk meningkatkan nilai perusahaan di masa mendatang. Itulah sebabnya kami ikut berpartisipasi di Indonesia," tambahnya.

Di perusahaan patungan  Sarulla Operation Ltd tersebut kedua perusahaan Jepang (KEP dan Itochu) memiliki total saham 25 persen. Proyek ini akan mulai  dijalankan bulan April 2014 dengan operasi penuh mulai dilaksanakan pembangkit listrik panas bumi itu tahun 2016.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved