• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Tribun Pekanbaru

Arwana Dibudidayakan di Hutan Desa Kampar

Sabtu, 6 April 2013 10:01 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Siapa yang tak kenal dengan ikan Arwana. Ikan bertubuh panjang dengan gerakan eksotis ketika meliukkan tubuhnya itu kini tengah diupayakan bisa diselamatkan melalui hutan desa.

Adalah warga Desa Serapung, Kabupaten Pelalawan, Riau, yang terinspirasi untuk melestarikan arwana di habitatnya yang kini keberadaannya terancam punah.

"Kami bersama beberapa pihak ingin melakukan revitalisasi ikan arwana di hutan desa," kata Direktur Yayasan Mitra Insani (YMI) Zainuri Hasyim seperti dikutip Antara, Jumat (5/4).

Hutan Desa Segamai berada di Kecamatan Teluk Meranti, sedangkan Desa Serapung berada di Kecamatan Kuala Kampar.

Ia menjelaskan, YMI merupakan pendamping warga setempat bersama beberapa LSM lingkungan lainnya ikut menginisasi pengusulan dua hutan desa di daerah itu, yakni Hutan Desa Serapung dan Desa Segamai.

Menurut dia, habitat ikan arwana berada di sebuah tasik (danau) di tengah hutan Desa Serapung. Warga setempat sudah lama mengetahui keberadaan arwana jenis perak di tempat itu, dan lewat pengelolaan hutan desa akan dicoba untuk dilestarikan.

Harapannya, populasi ikan tersebut bisa terus bertambah dan bisa dibudidayakan secara alami agar memberikan kesejahteraan bagi warga setempat.

Warga setempat dengan bantuan YMI mulai mengusulkan status hutan desa di Desa Serapung dan Segamai sejak dua tahun lalu. Meski dalam perjalanannya mengalami banyak kendala, namun akhirnya Menteri Kehutanan (Menhut) mengeluarkan SK Menhut Nomor 154 dan 155/Menhut-II/2013 tentang Penetapan Areal Kerja Hutan Desa Segamai dan Serapung.

SK persetujuan untuk hutan desa seluas 4.000 hektar itu ditandatangani pada 8 Maret 2013, sehingga memberikan keabsahan atas hak kelola masyarakat yang pertama di Provinsi Riau.

Menurut dia, warga setempat nanti akan membentuk lembaga pengelola bisa koperasi. Kemudian, rencana pengelolaannya akan segera disepakati yang salah satunya akan berupa revitalisasi habitat ikan arwana di Hutan Desa Serapung.

Menurut Zainuri, rencana pengelolaan dua hutan desa itu nantinya akan dikelola bersama dan keuntungannya untuk kepentingan komunal warga yang ikut menjaga kelestarian hutan desa itu.

"Hutan Desa ini akan mengembalikan marwah kami sebagai masyarakat yang hidupnya tak bisa lepas dari hutan, namun sesungguhnya saat ini tak memiliki hutan," kata Kepala Desa Serapung, Jasman.

Ia mengatakan, warga setempat akan terus mendukung pengelolaan hutan tersebut untuk kehidupan masa kini dan anak-cucuk mereka dimasa depan.  (ant)
Editor: zid
Sumber: Antara
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
134294 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas