A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Disdik Pekanbaru Yakin Nilai Adipura Sekolah Bagus - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Tribun Pekanbaru

Disdik Pekanbaru Yakin Nilai Adipura Sekolah Bagus

Rabu, 10 April 2013 10:42 WIB
Laporan Hendra Efivanias
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU
- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru yakin 19 sekolah yang dipilih untuk penilaian Adipura mampu mendapat nilai terbaik dari tim penilai. Karena berdasarkan penilaian pertama bulan lalu, sejumlah sekolah yang dinilai sudah mencapai angka 70.

"Ini sangat menggembirakan. Karena suatu tempat dianggap kebersihannya terjaga jika sudah mendapat nilai 70. Nah, sekolah-sekolah yang telah dikunjungi tim penilai beberapa waktu lalu justru sudah meraih nilai diatas angka 70," ungkap Kasi SMK Disdik Pekanbaru, Muzailis SPd MM kepada Tribun.

Menurutnya, hasil dari penilaian pertama tersebut sudah disampaikan kepada Disdik. Namun, tim tidak merinci nama sekolah yang sudah mereka nilai. Dijelaskannya, untuk Adipura tahun ini, ada 19 sekolah yang menjadi sasaran tim penilai. SMP,  SMA dan SMK masing-masingnya empat sekolah. Sementara tujuh sekolah lagi adalah SD.

Tim penilai ini turun tanpa memberitahukan atau didampingi pejabat Disdik. Mereka bebas memilih sekolah mana yang ingin mereka kunjungi untuk dinilai kebersihannya. "Tak hanya itu, mereka di lapangan bahkan menolak tawaran makanan dan minuman pihak sekolah. Waktu berkunjungnya pun tak ditetapkan," kata dia. Muzailis pernah mendengar ada tim yang datang ke sekolah ketika sudah menjelang malam.

Meski prosesnya mendadak dan tanpa pemberitahuan, hasil penilaian awal tersebut sudah memberi gambaran bahwa sekolah di Pekanbaru cukup bersih. Namun, Muzailis mengakui masih perlu pembinaan terus menerus kepada warga sekolah. Terutama terkait bagaimana mereka terbiasa membuat sampah ke tempat yang sesuai peruntukkannya. Misalnya, mengklasifikasikan sampah organik, anorganik dan sebagainya.

Disamping itu, bagaimana mereka mampu memanfaatkan sampah hingga memiliki nilai ekonomis. Sebagai contoh, bagaimana memanfaatkan sampak organik di sekolah menjadi pupuk kompos. Atau bagaimana sampah plastik dimanfaatkan menjadi barang produksi berbahan daur ulang. Menurutnya, berbagai langkah ini mendapat nilai lebih dari tim penilai.

Dijelaskannya, penilaian kedua dilakukan tim mulai tanggal 8 sampai 10 April. Seperti biasanya, Muzailis mengaku tak tahu sekolah mana yang dituju oleh tim penilai. Mereka hanya menunggu hasil laporan sementara dari tim. Muzailis yakin, penilaian kedua ini juga hasilnya akan tetap baik. Karena mereka sudah melakukan berbagai persiapan sebelumnya. Disdik bahkan telah melakukan pembinaan langsung ke sekolah.

Kepada Tribun, Muzailis berharap tahun ini Pekanbaru kembali mereut piala Adipura sebagaimana yang pernah dialami beberapa waktu lalu. Menurutnya, dunia pendidikan, seperti sekolah dan siswa memiliki peran besar untuk mewujudkan harapan tersebut. Karena di sekolahlah kuncinya mendidik masyarakat cinta lingkungan. (hes)
Penulis: Hendra Eifivanias
Editor: harismanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
136803 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas