• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Pekanbaru

Dua Karyawan RAPP Alami Kecelakaan Kerja

Jumat, 12 April 2013 19:22 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kecelakaan kerja kembali terjadi di kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Selasa (9/4) lalu. Dua karyawan mengalami cidera serius di areal pabrik pengolahan milik perusahaan bubur kertas ini.

Informasi diperoleh Tribun dari kepolisian, persitiwa terjada pada pukul 11.00 WIB, tetapi baru tersiar ke khalayak ramai, Kamis (11/4) pagi. Dua pekerja mengalami kecelakaan di areal mesin kompeyor penggiling atau pencincang kayu, tempat keduanya bekerja.

Satu pekerja, diduga Rizky (26), lengan dan tangan kirinya putus, sedangkan satu pekerja lainnya, tidak diketahui identitasnya. Namun dikabarkan cidera pada bagian dada.

"Hingga kini PT RAPP belum ada melaporkan kejadian itu kepada kita, padahal peristiwanya sudah dua hari lalu. Informasi kita terima masih sebatas itu saja. Kita sudah berkali-kali menghubungi mereka untuk melapor, namun tak kunjung datang. Sepertinya mereka (RAPP) sengaja menutupi informasinya," ungkap Kepala Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci, Ipda Syahrul.

Kanit Reskrim menjelaskan, kabar diperoleh, kedua pekerja merupakan tenaga kerja yang direkrut dari universitas ternama. Tapi, lagi-lagi informasi mendetilnya tak secara gamblang diketahui kepolisian. Bahkan, Polsek mengetahui kejadian itu dari warga.

Syahrul menjelaskan, Polsek menunggu itikad baik PT RAPP melaporkan kejadian itu. Polisi berharap keluarga membuat laporan pengaduan atas anggotanya mengalami cidera di perusahaan berafiliasi dengan APRIL Group.

"Jangankan untuk mengidentifikasi korban luka dan mencri data dirinya. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) saja belum ada kita lakukan. Karena informasinya ditahan oleh perusahaan," tuturnya.

Corporate Communications Manager PT RAPP, Djarot Handoko, dalam siaran pers dikirimkan stafnya, Erik, membenarkan telah terjadi kecelakaan kerja di areal perusahaan, Selasa lalu. Korban dievakuasi ke Medical Clinic RAPP.

Kemudian, dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru, guna mendapatkan perawatan dan penanganan yang terbaik. Rizky mengalami putus tangan diterbangkan ke satu RS di Singapura untuk dilakukan pengobatan.

RAPP menolak membeberkan identitas pasti kedua karyawan terluka itu. Demikian juga dengan kronologis kejadian pun tak ingin disampaikan di dalam rilis tersebut. Saat Tribun meminta informasi akurat lainnya mengenai korban, perusahaan berdalih harus berkoordinasi dengan bagian tertentu dan keluarga korban.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Pelalawan, Nasri Fiesda, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kabar kecelakaan kerja di PT RAPP. Namun Disnaker menerima kabar setelah beberapa juru warta menanyakannya.

Nasri lalu menghubungi PT RAPP guna mengkroscek kebenaran kecelakaan kerja tersebut.  Setelah itu, baru perusahaan memberikan informasinya kepada Disnaker.

"Kemungkinan besar kalau tidak saya telepon orang RAPP dan menanyakan langsung, mereka (RAPP) tidak akan melapor dan tetap mendiamkannya. Hingga saat ini masih sebatas lisan  informasi ke kita," jelas Nasri.

Ia mnegatakan, korban luka dua karyawan dan identitasnya belum dibeberkan perusahaan. Satu korban mengalami luka di tangan yang terpisah dari badan. Kini sudah diterbangkan ke Singapura. Sedang satu korban lain, mengalami patah tulang rusuk dan mengalami perawatan di RS Ibnu Sina Pekanbaru. Rencananya, kata Kadis Nasri, akan diterbangkan ke Malaka, Malasya.
Penulis: johanes
Editor: zulham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
138213 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas