A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Gelapkan Setoran, Sales Perusahaan Minum di Pekanbaru Dipolisikan - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Pekanbaru

Gelapkan Setoran, Sales Perusahaan Minum di Pekanbaru Dipolisikan

Minggu, 14 April 2013 09:30 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Karena diduga menggelapkan uang PT Jesslyn, perusahaan air minum yang berkantor di Jalan soekarno Hatta Ujung, Kecamatan Payung Sekaki, Faisal (45) warga Jalan Putri Tujuh, Kecamatan Tampan manajer perusahaan tersebut melaporkan salesnya, bernama Hardianto ke Mapolsek Payung Sekaki.

Kenekatan pelaku menggelapkan uang setoran perusahaan, diketahui pihak perusahaan pada Senin (8/4) kemarin. Berawal dari tidakan perusahaan yang meminta pelaku untuk membuat laporannya.

Namun, setelah ditunggu-tunggu perusahaan. Pelaku tak juga memberikan laporan keterangan, rincian dana perusahaan yang tidak jelas kemana aliran dananya tersebut.

"Diduga uang perusahaan yang digelapkan itu mencapai sebesar Rp 100 juta. Namun, dari hasil audit masih sekitar Rp 60 juta, yang tidak jelas kemana uangnya," ujar menajer perusahaan air minum, Faisal kepada wartawan Sabtu (13/4).

Akhirnya, sesuai kesepakatan pihak perusahaan. Faisal akhirnya diarahkan agar melaporkan kasus penggelapan tersebut ke Mapolsek Payung Sekaki. Agar dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kapolsek Payung Sekaki AKP Deddy Herman SIK, ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Billy Gustiano Barman mengatakan, dari laporan Faisal modus pelaku menggelapakan uang perusahaan adalah memanipulasi berkas setoran ke Perusahaan. Karena dari hasil audit, diketahui tagihan pelaku sudah di ambil dari pelanggan.

"Petugas unit Reskrim sudah mencari keberadaan pelaku, untuk menjemput menjemputnya dan menjalani proses hukum yang berlaku," ujar Kanit. Sesuai peraturan, pelaku akan dikenai pasal penipuan maksimal penjara lima tahun.(*)
Penulis: Nasyuha
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
139124 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas