• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 30 September 2014
Tribun Pekanbaru

Menpora Hubungi Gubernur Riau

Sabtu, 27 April 2013 10:19 WIB
Menpora Hubungi Gubernur Riau
istimewa
ISG 2013
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Dalam waktu dekat ini, pihak Pemprop Riau dalam hal ini panitia daerah Islamic Solidarity Games (ISG) III akan melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. Pertemuan untuk membahas pelaksanaan ISG.

"Menteri (Menpora) sudah menghubungi kita barangkali ingin bertemu. Ini (perpindahan) belum final. Kita masih tuan rumah ISG," kata Gubernur Riau (Gubri) Rusli Zainal, Jumat (25/4) di sekretariat KONI Riau.

Gubri kembali menegaskan Riau saat ini masih tetap sebagai tuan rumah ISG. Sebab Keputusan Presiden (Kepres) yang menugaskan Riau dan sampai saat ini belum ada Kepres baru yang berisi memindahkan lokasi pelaksanaan ISG.

Untuk persiapan pertemuan dengan Menpora dalam waktu ini, jajaran panitia daerah sendiri melakukan rapat di Sekretariat ISG, Senin (26/4). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubri.

"Rapat tadi kita membahas persiapan kita untuk bertemu menteri nanti. Ada beberapa opsi yang kita siapkan nantinya untuk pertemuan dengan kementrian. Kita persiakan dulu," ujar Gubri.

Gubri mengatakan, perpindahan lokasi ISG dari Pekanbaru ke Jakarta tidak segampang itu. Sebab Riau sudah terikat kontrak dengan beberapa perusahaan. Gubri memisalkan kontrak dengan pihak swasta terkait dengan media center.

"Misalnya dengan media center. itu sudah berapa miliar, hampir Rp 5 miliar subangan mereka dan sudah jadi. Tidak mudah menghapus itu. Masa kita abaikan begitu saja. Nah ini kan perlu pembicaraan lebh lanjut," ujar Gubri.

Gubri pun menyebut perpindahan masalah ISG ini berkaitan dengan kehormatan masyarakat Riau. Sebab persiaoan ISG sudah dilaksanakan sebelumnya.

"saya yakin bapak menteri (Menpora) lebh bijaksana. Mungkin beliau mendengar dari orang - orang yang tidak jelas memberikan masukan. Karena itu kewajiban saya memberikan masukan pada pak menteri," ujarnya.

Ditambahkan Gubri, apa yang sudah diprogramkan dalam perbaikan dan penyempurnaan venue akan tetap berjalan walau ISG yidak dilaksanakan di Riau. Sebba itu sudah diprogramkan dan tetap dikerjakan.

"Saya katakan, kalau tidak ada ISG, ISG ngak jadi, anggarannya keman, oh tidak. Progran perbaikan dan penyempurnaan tetap kita lakukan," kata Gubri.

Asisten II Pemprop Riau Emrizal Pakis yang ikut rapat pagi itu menambahkan keputusan memindahkan lokasi ISG tidak boleh tiba - tiba. Perlu pembahasan.

"Saya yakin Menpora akan mengundang Riau untuk membahas itu lagi," ujarnya.

Riau, kata Emrizal, harus ditanya terlebuih dahului terkait pemindahan ini. Begitu juga dengan rencana pelaksanaan ISG yang akan dimulai pada 22 September nanti.

Emrizal mengatakan, permasalahan pemindahan ISG ini adalah masalah moral dan kepercayaan. Kejadian dimana Riau ditunjuk sebagai tuan rumah dan tiba - tiba dipindahkan akan mengurangi kepercayaan berbagai pihak kepada Riau kedepannya.

"Ini masalah moral dan kepercayaan. Dengan keadaan seperti ini, Riau bisa tidak dipercaya. Jadi jangan dianggap masalah sepele. Ini masalah kepercayaan. Sebagai masyarakat Riau kita harus menjaga moral. Soal permasalahan individu, kita kesampingkan dulu," ujarnya.

Diperkirakan, pertemuaan antara pihak Riau dengan Menpora akan dilakukan pekan depan. Diperkirakan Senin atau Selasa pertemuan akan dilakukan. (*)
Penulis: palti
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
147133 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas