A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

PT Bangkinang Bantah Ada Pencemaran - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Pekanbaru

PT Bangkinang Bantah Ada Pencemaran

Rabu, 8 Mei 2013 20:10 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - PT Perindustrian dan Perdagangan Karet Bangkinang membantah adanya pencemaran ditimbulkan dari kegiatan pabrik. Penyataan Dewan dinilai tidak relevan dengan kondisi sebenarnya.

Sebelumnya, Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD 2012, dalam laporannya merekomendasikan agar Bupati Kampar, Jefry Noer, merelokasi pabrik. Pansus menilai, kegiatan parbrik tidak ramah lingkungan dan menimbulkan pencemaran.

Sehingga, pabrik yang berdekatan dengan permukiman itu mengganggu masyarakat sekitar. Laporan Pansus dibacakan Niskol Firdaus dalam Sidang Paripurna, 29 April 2013 lalu. Pansus mengkategorikan PT Bangkinang ke dalam kegiatan memiliki dampak lingkungan.

Wakil Ketua Pansus, Azaidun, kepada Tribun mengungkapkan, letak pabrik sudah tidak layak lagi karena berada tepat di dekat pusat kota. Selain itu, Dewan juga sudah melakukan pengkajian terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.

"Masyarakat sudah dibikin tidak nyaman. Pabrik juga menimbulkan pencemaran udara. Tapi, tanpa bicara soal pencemaran pun, letak pabrik itu sudah tidak layak lagi karena sangat dengan pusat kota," ujar Politisi Golkar ini.

Meski begitu, ia mengaku Dewan belum mendapat rekomendasi dari instansi terkait, seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH). Menurutnya, BLH Kampar sedang memproses pengkajian dampak lingkungan terhadap kegiatan pabrik tersebut.

Manajer sekaligus Kepala Pabrik, Mariosim, keberatan jika letak pabrik sangat tidak cocok dengan padatnya permukiman warga. Menurutnya, letak pabrik masih jauh dari pusat kota berjarak sekitar 5 kilometer. "Di Taskurun (Pekanbaru), itu lebih tengah kota dari pada di sini. Tidak ada masalah," katanya.

Mariosim mengatakan, pabrik karet pasti menimbulkan bau tidak sedap, di manapun berada. Pada dasarnya, aroma yang ditimbulkan dari getah karet memang kurang nyaman. "Memang aromanya seperti itu. Mau gimana lagi. Murni. Kita tidak ada campur apa-apa," ujarnya.

Ia mengklaim, keberadaan pabrik sangat berguna bagi masyarakat. Pabrik berdiri sejak 1950 itu menampung seluruh hasil perkebunan karet di Kabupaten Kampar. "Atau, sekalian saja pohon karet ditebang. Tapi kan, nggak mungkin," jelas laki-laki tua berkaca mata itu.

Ia menjelaskan, sebelumnya Dewan sudah menyampaikan tentang relokasi tersebut. Soal relokasi, katanya, PT Bangkinang sudah mempersiapkan 10 hektare lahan untuk dijadikan tempat baru. Namun, Mariosim membantah, jika disebutkan, penyiapan lahan itu karena adanya rekomendasi dewan. "Selama ini tidak ada masalah. Dulu, Pak Saleh Djasit dua periode Bupati, aman-aman aja," ujar Mariosim.

Lahan baru itu terletak di Rantau Berangin, Kecamatan Kuok. Namun, surat-surat tanah sedang dalam proses. Ia juga belum memastikan kapan pabrik akan direlokasi. Mariosim menuturkan, pabrik mampu menampung 30-35 ton karet masyarakat per hari. Pabrik hanya untuk pembersihan getah saja.
Penulis: nando
Editor: zulham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
153994 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas