A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kesan Angker Markas Langsung Lenyap - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Pekanbaru

Kesan Angker Markas Langsung Lenyap

Jumat, 10 Mei 2013 21:01 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, SALO - Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 132/Bima Sakti, Salo, Bangkinang, selama ini dikenal garang dan menakutkan, hilang seketika. Kesan "angker" menggambarkan kondisi markas, lenyap ketika Outbound Damadika '95 Yonif 132/BS, secara resmi dibuka untuk umum, Kamis (9/5).

Suasana begitu akrab dan penuh kekeluargaan terpancar dari senyum yang terpancar dari seluruh pengunjung. Anggota Yonif memberi sambutan begitu hangat. Seakan stelan pangkasan cepak prajurit tidak ada sekat perbedaan dengan masyarakat awam.

Pekarangan markas disulap menjadi pusat wahana permainan. Di kolam tersedia beberapa unit perahu angsa dayung (floating duck). Permainan menantang memacu adrenalin juga ada. Di antaranya, dua unit flying fox, one line bridge, two lines bridge, chiken walk, post man dan mountainering.

Bagi pecinta pacuan kuda, Yonif menyediakan dua ekor kuda. Pada wahana ini juga disediakan perlengkapan andong. Pengunjung bisa keliling-keliling sekitar markas. Flying fox dikenakan tarif Rp 15 ribu untuk dewasa dan Rp 10 ribu untuk anak-anak. Sedangkan Floating duck Rp 5.000.

Pengunjung cukup tak banyak menguras koceknya. Cukup Rp 25 ribu untuk menikmati seluruh permainan, mulai dari flying fox, one line bridge, two lines bridge dan lainnya. Setiap harinya, arena dibuka dari pukul 09.00-17.00 WIB.

Untuk membuka arena bermain dan ketangkasan itu, Yonif 132/BS bekerja sama dengan konsultan dari Mandiri Tiga Divisi. Manajer Operasional MTD, Nur Chomar, menjamin permainan seluruh permainan sudah dilengkapi perangkat keamanan yang standar.

Sehingga pengunjung tidak perlu takut, khusus untuk kemarin, seluruh paket outbound bebas digunakan tanpa dipungut biaya alias gratis.  Masyarakat tampak antusias dan terus berdatangan hingga sore. Outbound Damadika '95 memang jadi tempat tujuan alternatif untuk mengisi liburan.

Selvi, warga Bangkinang senang dengan kehadiran outbound tersebut. Ia mengatakan, suasana disajikan sangat cocok menghilangkan penat pikiran di tengah padatnya aktivitas. Komandan Yonif 132/BS, Letkol Inf Asep Dedi Darmadi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak telah memberi dukungan hingga wahana bermain sukses berdiri. Menurutnya, itu juga tidak terlepas dari masyarakat.

Menurut alumni Akabri 1995 ini, dibukanya outbound bukan tanpa alasan. Di dalam TNI dikenal tiga slogan. "Pertama, cintailah rakyat maka rakyat akan mencintai TNI. Kedua, bantulah rakyat, maka rakyat akan membantu TNI dan terakhir, lindungilah rakyat, maka rakyat akan melindungi TNI," ujarnya saat memberi sambutan dan ditegaskan lagi kepada Tribun didampingi sang istri, Dewi Sinta Wati yang juga Ketua Persit KCK Cabang LVI.

Hadir pada acara peresmian tersebut kawan-kawan satu angkatan, Akabri 1995 namun beda matra, di antaranya, Komandan Skadron 12/Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Letkol Pnb M Yani Amirullah, Kadis Personalia Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol Adm Era Refiyanto, Kapolres Kampar AKBP Auliansyah Lubis, Kajari Bangkinang Willy Ade, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kampar. Unsur masyarakat juga tampak hadir.

Danyon menjelaskan, nama Damadika '95 diambil dari sebutan alumni Akabri TNI AD 1995. Dimana, Asep juga lulusan 1995. Arena bermain itu, tuturnya, nanti akan terus dikembangkan. Ia  menegaskan, biaya digunakan untuk membangun arena kegiatan tersebut tanpa anggaran kesatuan. "Semua atas partisipasi dari pergaulan," ujarnya. Ia berharap agar seluruh masyarakat senang.
Penulis: nando
Editor: zulham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas