Pengawasan Anak Harus Ekstra Ketat
Waspadai Pengaruh Negatif Terhadap Anak
Penulis: Nolpitos Hendri | Editor:
“Generasi muda dari usia SMP hingga SMA merupakan generasi muda yang sedang mencari jati diri dan mencari aktualiasi diri. Seharusnya, anak dalam kondisi ini harus dalam pengawasan yang ekstra ketat dari orangtua,” ungkap Firdaus.
Menurut Firdaus, dalam usia tersebut tren dan lingkungan akan mudah mempengaruhi mereka. Termasuk tren kelompok motor. Kalau kelompok pecinta otomotif itu dalam usia mereka itu tidak jadi masalah, kalaupun ada kejolak itu akan terbatas.
“Kalau sekarang ini mereka menjadi korban, karena mereka diperalat oleh oknum yang cenderung berperilaku kriminal. Ini yang harus diwaspadai, baik pemerintah maupun aparat hukum, orangtua dan tokoh masyrakat,” sebut Firdaus.
Firdaus mencontohkan oknum yang cenderung berperilaku kriminal itu Klewang. Menurut Firdaus, masyarakat di sekitar rumah klewang seharus sudah bisa mengantisipasi berkembangnya kelompok ini.
“Misalnya, mereka berkumpul di rumah klewang, seharusnya tokoh masyarkat harus tanggap, ada apa di sana. Untuk itu, kami mengajak semua masyarakat pekanbaru untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masing-masing, ini tugas semua masyarakat, tidak saja aparat keamanan,” ajak Firdaus.
Untuk itu, sebut Firdaus, ia juga mengimbau tokoh masyarakat untuk peduli. Kalau ada rumah, bedeng atau bangunan kosong, ada aktifitas siang atau malam, aktifitas itu bukan oleh orang yang punya, itu harus dicurigai oleh masyarakat, RT, dan RW, sehingga anak-anak tidak jatuh ke tangan orang jahil dan biadab.
“Ke depan, diharapkan tidak ada lagi generasi muda yang menjadi korban oknum seperti ini, sehingga generasi muda yang seharus bisa mengeyam pendidikan untuk menggapai masa depan mereka, masa depan mereka tidak terkubur di dalam penjara. Para orangtua, diharapkan tidak melepas anaknya begitu saja, apalagi Kota Pekanbaru sedang berkembang,” tutur Firdaus. (*)