A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

BPMPD Tarik Kembali Surat dari KPU - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Pekanbaru

BPMPD Tarik Kembali Surat dari KPU

Sabtu, 25 Mei 2013 20:28 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kampar, Syafril Abdullah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Ia mengatakan, surat yang sudah disampaikan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kampar ke KPU ditarik kembali.

"Kabarnya ditarik kembali. Hingga sekarang nggak ada masuk ke meja saya," ungkap Syafril, Jumat (24/5) siang. Seperti diketahui, surat dari BPMPD berisi daftar nama kepala desa yang mengajukan pengunduran diri karena ingin ikut Bakal Calon Legislatif (Caleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Surat itu sampai di KPU Kampar tanggal 21 Mei 2013 lalu.

Menurut Syafril, bagaimana bentuk surat itu tidak diketahuinya, karena memang tidak pernah dilihatnya hingga Tribun mewawancarainya. Ditanya alasan BPMPD menarik surat itu kembali, Syafril juga tidak tahu.

Seperti beberapa kali diwartakan, surat dari BPMPD menjelaskan pengunduran diri kades sedang diproses merupakan syarat pendaftaran Bacaleg ke KPU. Sebagaimana ketetapan KPU tentang tahapan, surat itu harus sudah diserahkan sampai batas akhir masa perbaikan berkas, 22 Mei 2013.

Dosen Universitas Islam Riau (UIR) ini menjelaskan, itu tidak jadi persoalan. KPU Kampar masih bisa menerima surat dari BPMPD sebelum penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) pada 1 Agustus 2013 nanti.

Ini sesuai dengan surat edaran KPU Indonesia. "Hanya saja, mereka (Kades) masih dikategorikan ke dalam BMS (Belum Memenuhi Syarat)," ujarnya. Terkait SK Pemberhentian dari Bupati, ujar Syafril, harus sudah terbit sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pada tanggal 22 Agustus 2013 nanti. Jika tidak ada, Kades ditetapkan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau gugur dari DCT dan tidak bisa ikut Pileg 2014.

"Tapi sepertinya, KPU berkemungkinan akan memberikan kelonggaran. Cuma, Peraturan KPU baru belum kita terima," katanya. Sementara itu, BPMPD Kampar kembali tidak bisa dikonfirmasi. Kepala BPMPD Zamzamir tidak mengangkat telepon selulernya ketika dihubungi, kemarin siang. Padahal sebelumnya, ia berjanji akan memberi keterangan secara langsung untuk mengklarifikasi surat tersebut.

Sebelumnya, BPMPD menyerahkan 19 nama Kades telah mengajukan pengunduran diri. Surat itu dibuat secara kolektif, tidak secara perorangan masing-masing Kades. Ini sesuai dengan salinan Surat BPMPD Kampar yang diperoleh Tribun, Rabu (22/5) siang.

Surat tersebut diteken Zamzamir, selaku Kepala BPMPD Kampar itu tertanggal 21 Mei 2013. Surat itu ditujukan kepada Ketua KPU Kampar, tembusannya kepada Bupati, Ketua DPRD dan Inspektorat Kampar.

Surat dengan Nomor 140/BPMPD/V/2013/207 itu berperihal Nama-nama Kepala Desa yang mengajukan Pemberhentian untuk menjadi Calon Legislatif. Terdiri dari satu berkas lampiran nama-nama Kades yang mengundurkan diri sebanyak 19 orang.

Surat itu merupakan balasan dari Surat KPU Kampar Nomor 297/KPU-KPR/004.435228/V/2013  tanggal 2 Mei 2013. Perihal permintaan informasi Kades mengajukan pemberhentian. Ada empat poin disampaikan BPMPD dalam surat itu.

Di antaranya, daftar kades mengajukan pemberhentian dengan alasan menjadi Caleg sejumlah 19 orang. Kedua, foto kopi SK Bupati untuk pengangkatan sebagai kades agar diminta langsung  kepada bersangkutan.

Ketiga, seluruh kades ingin ikut Caleg sudah menyerahkan surat pemberhentian. Keempat, SK Bupati tentang pemberhentian kades masih dalam proses. Anggota KPU Kampar, Noprizal,  membenarkan telah menerima surat tersebut.

Kendati demikian, tuturnya, BPMPD tidak serta merta menyatakan surat itu bisa diterima dan sah untuk dijadikan berkas persyaratan yang sah. Tidak hanya itu, ada perbedaan jumlah kades mendaftar jadi bacaleg antara KPU dengan BPMPD Kampar.

KPU merilis jumlah kades ikut mendaftar 15 orang, sedangkan BPMPD 19 kades. Terdapat tujuh nama pada data versi BPMPD, namun tidak ada pada data versi KPU. Di antaranya Edison, Jumariyanto, Pulung Prabowo, Jonter Sihombing, Yusri, Armus dan Yuniwir. 

Selain itu, ada juga tiga nama kades pada data KPU, namun tidak terdapat pada BPMPD. Di antaranya, Syafriadi, Herman dan Jonnedi.
Penulis: nando
Editor: zulham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas