A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

1.000 BlackBerry Ilegal Gagal Masuk Batam - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Pekanbaru

1.000 BlackBerry Ilegal Gagal Masuk Batam

Jumat, 7 Juni 2013 00:03 WIB
1.000 BlackBerry Ilegal Gagal Masuk Batam
Internet
Ilustrasi
TRIBUNPEKANBARU.COM, BATAM - Direktorat Kepolisian Perairan Polda Kepri bekerja sama Bea dan Cukai menggagalkan penyelundupan handphone dan aksesorisnya yang diprediksi mencapai nilai Rp 800 juta.

Barang yang diselundupkan tersebut, yakni 1.000 unit smartphone merek BlackBerry beserta 15 dus aksesoris hp yang dikemas dalam kotak kardus dilapisi sampul warna cokelat. Barang selundupan itu berasal dari Singapura.

Menurut Kasi Lidik Ditpolair Polda Kepri, Ajun Komisaris Polisi Haris Junardian Lambey, SST, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya kegiatan bongkar muat barang yang terjadi di Jembatan I Barelang, Batam.

"Selasa tanggal 4 Juni 2013 sekira pukul 18.00 WIB, kami mendapat informasi dari masyarakat ada penyelundupan barang dari laut ke darat di Jembatang I Barelang," ucap Ajun Komisaris Polisi Haris kepada wartawan, Rabu (5/6/2013).

Menanggapi informasi itu, Kasi Lidik Subdit Gakkum Ditpolair Polda Kepri menurunkan anggota Unit Lidik untuk memantau kegiatan tersebut menggunakan boat pancung.

"Dan memang di sana ada speed boat dengan 2 mesin tempel sedang memindahkan kotak-kotak ke mobil box. Setelah ditindaklanjuti, ternyata isinya 1.000 unit hp dan 15 dus aksesoris, tanpa dilengkapi dokumen," katanya.

Atas penangkapan tersebut, Sy selaku sopir mobil itu, berikut mobil box dan barang selundupannya kini diamankan pihak Ditpolair Polda Kepri untuk selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai.

"Nilai barang selundupan mencapai Rp 800 juta. Sy dikenakan pasal 102 Undang-undang Kepabeanan. Ancaman minimal 2 tahun, maksimal 5 tahun, dan denda Rp 5 miliar," ucapnya.

Sementara itu, Sy yang merupakan warga Baloi Batam ini, mengaku baru pertama kali melakukan penyelundupan barang tersebut. Rencananya ia akan memasarkan 1000 unit  Blackberry berikut aksesoris hp di daerah Batam. "Itu barangnya asli, rencananya akan dipasarkan di Batam saja," ucap Sy singkat.
Editor: zulham
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas