• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 30 Oktober 2014
Tribun Pekanbaru

Pengelola dan Pemain Dua Tempat Judi Pekanbaru Jadi Tersangka

Jumat, 7 Juni 2013 13:39 WIB
Pengelola dan Pemain Dua Tempat Judi Pekanbaru Jadi Tersangka
Tribunpekanbaru/Nasuha
Belasan Karyawan XP International Pekanbaru tengah menjalani pemeriksaan di Polresta Pekanbaru
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Satu hari pasca penggerebekan XP International Excecutive Club dan Planet Game oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar (Mabes) Polri, Jumat (7/6) penyidik Polda Riau tetapkan puluhan tersangka mulai dari pengelola, karyawan sampai pemain.

Selain itu juga disita ratusan barang bukti  diantaranya, 104 mesin permainan dan 51,5 gram perhiasan emas.

Tersangka dan barang bukti itu kata Kapolda Riau Brigjen Pol Suedi Husein melalui Kabid Humas AKBP Hermansyah SK kepada wartawan, Jumat (7/6), hasil dari penggerebekan XP International dan Planet Game.

"Untuk penggerebekan di Planet Game penyidik sudah menetapkan 17 tersangka yang terdiri dari 3 orang pengelola yakni inisil BLM, inisial B alias Ali dan inisial J. Lalu 14 orang pemaian," ujar Hermansyah.

Sedangkan barang bukti yang disita tambah Hermansyah yakni, uang tunai Rp 18 juta, voucher Simpati Rp 100 ribu sebanyak 456 lembar, 1 dus kupon kim, dan 18 rekap hadiah. "Selain itu juga disita 3 kalung emas masing-masing beratnya 2,5 gram, 5 kalung masing-masing beratnya 2 gram, 11 cincin emas masing-masing beratnya 1 gram, 22 anting emas masing-masing beratnya 1,5 gram. Lalu, 31 lembar kupon sepeda motor, 30 lembar kupon sepeda elektrik, 1 set perlengkapan pimpong dan perlengkapan KIM," kata Hermansyah.

Petugas kata Hermansyah lagi, juga menyita, Daftar usaha Pariwisata,
Rekom dari Dinas Sosial tentang udian,
Tanda Daftar Perusahaan, dan Izin Tempat Usaha serta izin keramaian. "Semua barang bukti itu saat ini sudah kita sita atau sudah kita amankan," ungkap Hermansyah.

Sedangkan untuk XP International kata Hermansyah,  yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah inisial LC alias A selaku penanggung jawab dan 15 pemain. "Sedangkan 28 orang pekerja di XP masih kita dalami pemeriksaannya, dan nantinya mereka kita pilah-pilah siapa saja yang dijadikan tersangka," jelas Hermansyah.

Barang bukti yang diamankan tambah Hermansyah adalah 104 mesin judi diantaranya mesin apple game 50 unit, mesin Tarzan 24 unit, mesin Poker 20 unit,  dan uang tunai Rp 35,4 juta. "Kemudian Voucher Simpati Rp 100 ribu sebanyak 5 79 lembar, 1 box coin, 4 unit CCTV,Timbang coin, I bundel buku cancel coin, dan sebagainya," papar Hermansyah.

Untuk mesin kata Hermansyah, barang buktinya tidak dibawa ke Mapolda Riau "Tapi tetap ditinggalkan di XP dan lokasinya telah kita pasang garis polisi. Jadi tidak boleh dipindah-pindahkan," ucap Hermansyah.

Menurut Hermansyah, dua kasus judi tersebut saat ini masih dalam penyidikan pihak Ditreskrimum Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru. Ketika ditanya apakah pemiliknya akan dipanggil dan diperiksa? Hermansyah mengatakan, untuk penyidikan lebih lanjuta pemiliknya akan dipanggil untuk diperiksa dan dimintai keterangan. "Pemiliknya segera kita panggil untuk diperiksa dan dimintai keterangan," ungkap Hermansyah. (*)
Penulis: Rino Syahril
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas