Komisioner KPU Riau Berhentikan Syahrizal Sebagai Sekretaris

Pegawai di lingkungan KPU Riau dikejutkan dengan pajangan surat selebaran permintaan penggantian sekretaris KPU Riau

Komisioner KPU Riau Berhentikan Syahrizal Sebagai Sekretaris
internet
Komisi Pemilihan Umum

Kamis (13/6) siang, pegawai di lingkungan KPU Riau dikejutkan dengan pajangan surat selebaran permintaan penggantian sekretaris KPU Riau yang ditandatangani oleh ketua KPU Riau, Tengku Edy Sabli kepada gubernur Riau, dengan nomor surat 272/KPU-Prov-004/V/2013, dengan tanggal surat, 28 Mei 2013.

Surat atas nama Tengku Edy Sabli tersebut meminta kepada gubernur Riau untuk memberikan 3 nama yang diusulkan untuk menggantikan jabatan Syahrizal sebagai sekretaris KPU Riau.

Dalam surat itu juga disebutkan, bahwa rapat pleno KPU Riau pada Senin (6/5) memutuskan memberhentikan dengan hormat saudara Syahrizal dari jabatannya. Surat tersebut juga ditembusan ke ketua KPU di Jakarta sebagai laporan, dan sekjen KPU di Jakarta.

"Bagaimana dengan honor kami kalau begini masalahnya nih. Sejak membaca surat ini saya jadi kepikiran terus," kata seorang pegawai perempuan menyeletuk sendiri dengan rona muka tek enak, di depan selebaran yang ditempel di papan pengumuman KPU Riau, lantai I.

Seluruh komisioner KPU Riau yang ditunggui sedari pagi hingga sore sedang mengadakan rapat pleno. Walau ada beberapa komisioner yang berganti keluar ruangan, tapi tidak mau diwawancarai wartawan.

Sekitar pukul 15.30 WIB Kamis kemarin, Syahrizal kemudian muncul di kantor KPU Riau. Beberapa wartawan yang menunggu rapat komisioner kemudian langsung menanyakan perihal diberhentikan dirinya oleh komisioner. Syahrizal membenarkan hal tersebut, namun ia sendiri mengaku tidak tahu alasan komisioner memberhentikannya.

"Benar. Di sini di berhentikan dengan hormat, ya berhentilah saya. Kalau alasannya, tanyalah dengan bapak-bapak itu (komisioner). Kalau dikatakan pensiun umur saya baru 50 tahun," ujar Syahrizal.

Syahrizal mengaku ikhlas atas pemberhentian dirinya tersebut. Ia juga mengatakan siap ditempatkan dimana saja nantinya, jika memang sudah pasti dipindahkan.

"Perasaan saya biasa-biasa saja. Tidak apa-apa buat saya. Saya ikhlas. Biarlah pimpinan yang menilai nanti. Saya siap diberhentikan," tegasnya.

Syahrizal mengatakan kalau dia tidak mendapatkan informasi, feeling, mau pun tanda-tanda akan diberhentikan. Ia mengaku baru mengetahui surat tersebut sehari sebelum dipajang di papan pengumuman KPU Riau kemarin.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Alex
Editor: Zul Indra
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help