A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Ribuan Pelanggan Nunggak Listrik di Panam Akan Diputus Beberapa hari lagi - Tribun Pekanbaru
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Pekanbaru

Ribuan Pelanggan Nunggak Listrik di Panam Akan Diputus Beberapa hari lagi

Senin, 17 Juni 2013 09:29 WIB
Ribuan Pelanggan Nunggak Listrik di Panam Akan Diputus Beberapa hari lagi
ilustrasi/net
Laporan; David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU
  –Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Panam  dalam beberapa  hari kedepan akan  segera melakukan pemutusan hubungan jaringan listrik secara besar-besaran kepada pelanggan yang menunggak selama tiga bulan keatas dalam beberapa hari kedepan.

 Total sebanyak 3750 pelanggan PLN Rayon Panam yang melakukan tunggakan tagihan listrik lebih dari tiga bulan, dalam waktu dekat akan segera dilakukan pemutusan hubungan jaringan listrik berupa pembongkaran Kwh Meter dan mematikan rekening listrik yang bersangkutan.

Tindakan tegas berupa pemutusan  jaringan listrik dan pembongkaran kWH meter tersebut, dilakukan PLN Rayon panam guna mengurangi nilai tunggakan yang mencapai angka fantastis yakni, Rp.3.179.268.508. Data per 14 juni 2013, sebanyak  22.746 pelanggangan PLN Rayon panam menunggak dalam membayar tagihan listrik kepada PLN. Total nilai dari jumlah pelanggan yang menunggak tersebut mencapai nilai Rp. 6.054.011.740 atau sekitar  40% dari total pendapatan penjualan tenaga listrik rayon panam.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Joy mart Sihaloho yang  di temui di ruang kerjanya. Ia mengaku jika angka tunggakan dari pelanggan PLN memang meningkat.Program pemutusan tersebut akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan angka tunggakan dan nilai kerugian PLN akibat tunggakan pelanggan tersebut.  Pemutusan sambungan aliran listrik dan pembongkaran kWH meter  telah dimulai beberapa bulan yang lalu. Pemutusan secara besar-besaran  baru akan dimulai dalam beberapa hari kedepan.

“ Kepada pelanggan  PLN Rayon Panam  yang menunggak untuk segera melinasi tagihannya jika tidak ingin kWH meternya di bongkar paksa  atau aliran listriknya diputus ”. Tegas Joy Mart.

Joy Mart juga mengeluhkan banyaknya pelanggan PLN, khususnya rayon Panam yang melakukan tunggakan pembayaran rekening listrik. Dalam sehari, tak kurang dari 25-30 kWh meter pelanggan yang di  putus karena menunggak tagihan listriknya.

“ Pelanggan juga harus ingat kewajibannya, jangan hanya menuntut hak nya saja. listrik padam ribut, Nunggak juga ribut “. Keluh nya seraya menunjukan Kwh meter pelanggan PLN yang mereka cabut akibat menunggak.

pencabutan Kwh meter terhadap pelanggan yang menunggak, khusunya tunggakan yang lebih dari tiga bulan ,tidak serta merta langsung dilakukan pemutusan. Ia mengatakan, pihaknya  terlebih dahulu akan memberikan  peringatan kepada pelanggan PLN yang  tunggakan rekening listriknya 1-2 bulan. Peringatan tersebut yakni berupa pemutusan  aliran listrik sementara, yang mana pemutusan sementara tersebut dilakukan dengan pencabutan MCB (pemutus Tenaga) yang terdapat pada KWh meter pelanggan. “pelanggan yang tungakannya listriknya 1-2 bulan, di beri kesempatan selama satu bulan untuk melunasi tunggakan tersebut. JIka masih membandel, maka akan kita tindak dengan mencabut Kwh meter nya dan mematikan rekening listriknya. Pelanggan yang telah di matikan rekening listrik tersebut, jika mau  menghidupkan kembali rekeningnya, harus mendaftar sebagai pelanggan baru, dan tentunya akan di kenakan biaya penyambungan baru juga”. Jelas Maneger Rayon Panam ini.

Jelasnya, kebanyakan, Pelanggan yang menunggak tidak hanya berasal ekonomi menengah kebawah saja, kalangan ekonomi menengah keatas juga ada. Dari pemakai untuk kebutuhan rumah tangga, industri rumah tangga dan rumah toko, banyak juga yang melakukan tunggakan. Senada dengan itu,  Arif (29) ,Salah seorang petugas tugas putus sambung (Susbung) PT. Diga Diva yang merupakan Mitra PLN dalam melakukan pemutusan dan penyambungan, menambahkan, alasan pelanggan menunggak kebanyakan karena faktor ekonomi, banyak juga dari mereka yang mengaku lalai atau tidak ingat dan tidak sempat, karena sibuk.” Dilapangan, tidak hanya pelanggan yang ekoniminya pas-pasan yang kita lakukan pemutusan atau pencabutan KWh meternya mas, beberapa rumah pejabat, juga banyak kita lakukan pemutusan” ungkap Arif.

Joy Mart kembali menambahkan pihaknya selalu menyarankan kepada pelanggan yang sering menunggak atau yangsering terlambat melakukan pembayaran tagihan rekening listrik karena sibuk dalam pekerjaan untuk segera beralih ke listrik pra bayar.

“ pelangan yang menggunakan listrik pra bayar tidak perlu khawatir lagi tentang denda keterlabatan,  pemutusan atau pemadaman akibat tunggakan, dan tidak mengantri berjam-jam untuk membayar tagihan listrik. Pelanggan hanya perlu mengisi token atau pulsa, seperti layaknya mengsi pulsa handphone, listrik pun langsung nyala”. Ujar Joy Mart. (*)
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
177373 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas