Rabu, 2 September 2015

Jalan Garuda Sakti Jadi Kawasan Bersepeda

Selasa, 23 Juli 2013 09:57

Jalan Garuda Sakti Jadi Kawasan Bersepeda
Tribunpekanbaru/Hendra
Kadisdik Pekanbaru bersama sejumlah jajarannya memakai sepeda di halaman Kantor Disdik, Rabu (16/7). Mulai hari ini, Pemko mencanangkan program Sekolah Bersepeda. Program ini menyasar anak tempatan yang jarak rumahnya tidak jauh dari sekolah

Laporan: Hendra Efivanias

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mulai Kamis (2/7) mendatang Jalan Garuda Sakti dan sekitarnya akan dijadikan kawasan bersepeda. Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut penerapan Program Sekolah Bersepeda yang dicanangkan Pemerintah Kota Pekanbaru pekan lalu.

"Ini merupakan tindak lanjut dari Program Sekolah bersepeda yang kita canangkan. Untuk tahap awal ini, pemerintah ingin menjadikan Jalan Garuda Sakti menjadi kawasan bersepeda," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Prof Dr Zulfadil SE MBA kepada Tribun, Senin (22/7).

Pencanangan Sekolah Bersepeda dan kawasan bersepeda akan dilakukan bersama Camat Tampan bersama lurah hingga RT/RW setempat. Masyarakat setempat dilibatkan karena kawasan bersepeda bukan sekedar ditujukan kepada siswa. Diharapkan, warga setempat juga menggalakkan aktivitas bersepeda tersebut.

Namun, untuk tahap awal ini, sekolah menjadi penggerak program tersebut. Apalagi, di sepanjang jalan tersebut terdapat beberapa sekolah. Diantaranya SMAN 12, SMPN 23, SMP Az Zuhra, SDN 37 dan lain-lain.

Kadisdik mengakui tidak ada batasan target untuk mengukur keberhasilan program itu. Namun, setidaknya 40 persen dari jumlah anak tempatan di sekolah-sekolah tersebut menggunakan sepeda ke sekolah. "40 persen saja sudah bagus," tutur dia. Anak tempatan dipilih karena mereka ke sekolah tidak melintasi jalan utama.

Untuk siswa yang tempat tinggalnya sudah lintas kelurahan tidak terlalu ditekankan menggunakan sepeda ke sekolah. Karena selain jarak yang jauh, keselamatan di jalan juga cukup rawan. Seiring dengan program ini, sekolah juga diminta memperketat penggunaan sepeda motor pada siswanya. Apalagi, perkiraan Disdik 20 hingga 25 persen siswa saat ini pergi ke sekolah memakai sepeda motor.

Halaman12
Penulis: Hendra Eifivanias
Editor: Zul Indra
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas