Minggu, 23 November 2014
Tribun Pekanbaru

Visi dan Misi Cagub LURUS Dalam Kampanye Pilkada Riau

Minggu, 18 Agustus 2013 15:10 WIB

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pasangan calon gubernur Lukman Edy-Suryadi Khusaini atau yang disebut "Lurus" menyampaikan visi dan misi serta program kerja 100 hari pada hari pertama kampanye Pilkada Gubernur Riau di Rapat Paripurna DPRD Riau, Pekanbaru, Minggu.  
 
    Pasangan "Lurus" merupakan cagub yang diusung oleh PDI-P dan PKB. Mereka tampil dipodium menggunakan setelan jas warna hitam dipadukan dengan batik dan kopiah warna hitam.

    Lukman Edy dalam pemaparannya menyatakan, ada empat pilar percepatan program pembangunan sebagai misi utama pasangan Lurus apabila menjadi Gubernur Riau periode 2013-2018. Salah satunya adalah akan menyelesaikan kesenjangan kesejahteraan rakyat Riau, terutama mengentaskan kemiskinan di pedesaan.

    "Anggaran belanja untuk desa akan sebesar Rp2 miliar di seluruh Provinsi Riau," katanya.

    Program kedua pasangan Lurus adalah memastikan pendidikan gratis dari sekolah dasar (SD) sampai perguruan tinggi. Ketiga adalah memberikan akses lahan untuk masyarakat serta pengelolaan sumber daya alam yang adil untuk rakyat.

    "Redistribusi aset lahan untuk rakyat, yakni dua hektare per masyarakt miskin," katanya.

    Kemudian, ia mengatakan pasangan tersebut mengusung misi untuk meningkatkan ekonomi rakyat berbasis keunggulan daerah, memperbaiki dan memeratakan infrastruktur jalan, listrik, air bersih, dan layanan kesehatan.

    Selain itu, ia mengatakan "Lurus" berjanji akan melakukan pemekaran daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan agar rentang jangkauan pemerintah dengan masyarakat makin dekat.

    "Jika dipercaya kita menjadi gubernur, maka kita akan besarkan Riau menjadi 20 kabupaten/kota," kata Lukman Edy yang juga mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal.

    Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Suryadi Khusaini mengatakan program 100 hari pertama pasangan "Lurus" antara lain adalah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah ke DPRD untuk optimalisasi anggaran belanja untuk desa sebesar Rp2 miliar. Kemudian, program lainnya adalah merevisi APBD agar pro rakyat, mulai bangun 30 Puskesmas rawat inap lengkap dengan pengadaan alat kesehatan dan 90 orang tenaga medis.

    Kemudian, menginventarisasi lahan kritis dan tidur untuk rakyat yakni dialokasikan seluas 100 ribu hektare di 100 hari pertama.

    "Yang paling utama adalah mewujudkan Kartu Sejahtera untuk Riau yang mana akan jamin kesehatan dan pendidikan gratis untuk masyarakat," katanya.

    Selain itu, pasangan tersebut akan membentuk komisi daerah antikorupsi untuk membantu tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah, dan melakukan moratorium pembelian kendaraan dinas dan pembangunan kantor pemerintahan.

    "Kita juga akan merevisi izin minerba dan migas agar sesuai dengan amanat UUD 1945 pada 100 hari pertama kerja," kata Suryadi Khusaini.(antara)

Editor: zid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas