Minggu, 19 April 2015

Panwaslu Temukan Money Politik Kampanye Cagub

Senin, 26 Agustus 2013 09:48

Panwaslu Temukan Money Politik Kampanye Cagub
ilustrasi/net

Laporan: Alee Kitonama

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Memasuki hari kedelapan masa kampanye calon gubernur dan wakil gubernur Riau, sejumlah pengawas pemilu di kabupaten kota menemukan indikasi pelanggaran berupa money politik yang dilakukan beberapa pasangan calon di berbagai tempat.

Hal tersebut dilakukan pasangan calon saat berkunjung ke rumah masyarakat, mau pun lembaga pendidikan. Di Pekanbaru masalnya, pada tanggal 18 Agustus lalu, salah seorang kandidat mendatangi SMA 2 Pekanbaru, tepatnya di kecamatan Payung Sekaki.

Dikatakan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pekanbaru, Bustami Ramzi, hal tersebut memang berindikasi kepada kampanye bagi-bagi uang. Karena dari informasi yang dihimpun Panwaslu Pekanbaru, kandidat tersebut memang membagi-bagikan uang setelah upacara bendera.

"Kita sudah kumpulkan data dan informasi, dan kita juga sudah pelajari kasusnya. Senin atau Selasa (27/8) ini akan kita panggil calon yang bersangkutan untuk melakukan klarifikasi. Jika memang terbukti yang bersangkutan membagi-bagi uang, maka hal tersebut akan kita tindak lanjuti, dengan melanjutkannya ke Bawaslu Riau, dan kemudian ke Sentra Gakumdu," ujar Bustami kepada Tribun, Minggu (25/8).

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi. Tempat sekolah juga menjadi sasaran bagi salah satu pasang calon untuk membagi-bagikan uang. Seperti yang dikatakan anggota Panwaslu Kuansing, Ahdanan Saleh, menurutnya, pasangan calon juga memanfaatkan sekolah sebagai tempat bagi-bagi uang.

"Kita menemukan adanya pemberian uang dalam bentuk bantuan dari pasangan calon ke sekolah-sekolah, dalam masa kampanye pasangan tersebut di daerah Kuansing. Kita masih menunggu laporan dari KPU Kuansing. Kabarnya akan ada laporan dari KPU terkait masalah itu ke Panwaslu. Jika hal tersebut benar dan terbukti, maka ini akan kita tindaklanjuti sebagaimana prosedurnya," ungkap Ahdanan yang memegang divisi penanganan dan pelanggaran ini.

Halaman123
Penulis: alexandr_frei
Editor: Zul Indra
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas