• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 15 September 2014
Tribun Pekanbaru

Dua Perusahaan di Pekanbaru Dibongkar 4 Perampok

Senin, 2 September 2013 09:08 WIB
Dua Perusahaan di Pekanbaru Dibongkar 4 Perampok
Internet
Ilustrasi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Aksi Perampokan membongkar rumah toko (ruko) yang dijadikan kantor kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini, Minggu (1/9) sekitar pukul 02.15 sebuah ruko yang dijadikan kantor oleh PT Bandar Teguh Abadi (BTA) dan PT Armada Maritim Nusantara (AMN) di Jalan Tanjung Datuk Ujung No 276, Lima Puluh, Pekanbaru yang berhasil disatromi 4 kawanan rampok menggunakan senjata tajam.

Dalam aksinya itu pelaku berhasil membawa kabur uang dalam 3 brankas senilai Rp 300 juta lebih setelah berhasil melumpuhi dan menyekap petugas security Ilyas (49) yang piket dini hari itu.

Informasi yang berhasil dirangkum dilapangan, Minggu dini hari itu Ilyas yang jaga malam sedang nonton TV di Pos Satpam dan temannya Tambunan pulang makan kerumah. Sedang asik nonton tiba-tiba masuk empat orang dengan membawa senjata tajam (Tajam) kedalam pos dan langsung menodongkan sajam ke arah Ilyas sambil diancam bunuh.

Merasa ketakutan dan takut dibunuh Ilyas hanya pasrah. Selanjutnya pelaku mengikat dan menyekap Ilyas didalam pos. Setelah berhasil melumpuhkan petugas keamanan pelaku yang diduga masuk dengan cara memanjat tembok samping kantor langsung masuk kedalam kantor dan naik ke lantai III.

Sesampainya dilantai III pelaku masuk ke ruang kasir dan membongkar 3 buah brankas yang berada dalam ruang kasir tersebut. Setelah berhasil membongkat ke tiga brankas, pelaku dengan leluasa mengambil uang tunai senilai Rp 273 juta, dan uang dolar Amerika senilai 19.130 dolar, dolar Singapura senilai 361 dolar. Serta emas batangan seberat 100 gram.

Selain itu pelaku juga mengambil 1 unit HP milik Ilyas. Berhasil mengambil uang dalam 3 buah brankas itu pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.

Sementara itu Tambunan yang pulang makan kerumah mendapat kabar kantornya dirampok dan ia bergegas ke kantor. Sesampainya dikantor ia menemui Ilyas dalam kondisi mulut dilakban dan tangan diikat. Selanjutnya Tambunan bergegas melepaskan ikatan Ilyas dan menghubungi pimpinannya. Lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Lima Puluh.

Kapolsek Lima Puluh Kompol Suherwanto melalui Kanit Reskrim Iptu Herman Pelani SH saat dikonfirmasi Tribun, Minggu (1/9) mengatakan, setelah pihaknya mendapat laporan dari korban ia bersama anggotanya bergegas datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan dibantu oleh Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru.

"Hasil dari olah TKP pelaku masuk dengan cara memanjat tembok pagar samping ruko dan langsung ke Pos Satpam untuk melumpuhkan petugas Satpam. Setelah dilumpuhkan pelaku dengan leluasa membongkar 3 buah brankas diruang kasir lantai III," ucapnya.

Menurut Herman Pelani, diruko tersebut ada dua perusahaan yakni
PT Bandar Teguh Abadi dengan Managernya Pokun dan PT Armada Maritim Nusantara dengan Direktur Manager AK Lubis. Akibat ulah 4 kawanan rampok itu perusahaan tersebut dirugikan sekitar Rp 300 juta lebih.

Kasus perampokan itu tambah Herman Pelani, saat ini masih dalam penyelidikan pihaknya. "Untuk mengungkapnya security yang piket malam itu sudah kita periksa dan saat ini anggota kita sudah menyebar dilokasi untuk melacak keberadaan pelaku," ungkap Herman Pelani. (*)

Penulis: Rino Syahril
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
218553 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas