• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Pekanbaru

Jalan di Tandun Sulit Untuk Dilalui

Kamis, 19 September 2013 11:09 WIB

Citizen Report

Ary Saputra
warga Desa Tandun
Kecamatan Tandun, Rohul

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Insfrastruktur jalan di desa Sungai Kuning, Tandun, Rohul sangat butuh perhatian. Akses jalan banyak yang berlobang dan sulit dilalui pengendara. Kondisi itu saya rasakan sendiri. Sebagai masyarakat asli dari Desa Sei Kuning, saya sering kewalahan melewati akses jalan tersebut.

Kondisi itu tentu saja sangat disayangkan. Padahal katanya pemerintah daerah sangat memperhatikan insfrastruktur jalan. Namun buktinya masih ada ruas-ruas jalan yang kondisinya membahayakan pengendara.

Harusnya pemerintah melihat kebutuhan masyarakat yang tinggal di desa-desa. Apalagi untuk akses transportasi. Jika kenyataannya masih
banyak jalan-jalan yang rusak, kemana anggaran daerah yang melimpahruah itu. Untuk kegiatan ceremonial seperti MTQ beberapa waktu lalu.

pemerintah begitu jor-joran mengeluarkan anggaran, sementara disisi lain masyarakat butuh perhatian akses jalan. Tidak hanya kondisi jalan yang berada di desa-desa saja yang mengalami kerusakan. Bahkan akses jalan yang nyata-nyata merupakan akses jalan utama, juga banyak yang butuh penanganan.

Seperti akses jalan dari Ujung Batu perbatasan Tandun, Ujung Batu sampai Kota Tandun yang kondisinya rusak. Beberapa titik bahkan
terdapat lobang. Padahal setahu saya, akses jalan itu merupakan jalan provinsi. Kenapa dibiarkan terbengkalai. Harusnya kan bisa saling
bekerjasama. Pemerintah provinsi bisa membantu kabupaten.

Saya pikir, untuk memperbaiki akses jalan, tidak harus menunggu momen-momen tertentu. Saat ada anggaran yang seharusnya difokuskan
untuk perbaikan jalan, secepatnya direalisasikan. Jika menunggu-nunggu, saya yakin program perbaikan jalan tidak akan terlaksana. Sementara masyarakat butuh perhatian.

Saya sebagai masyarakat sangat berharap ada perhatian perbaikan jalan. Jangan nantinya masyarakat yang dari luar daerah yang justru
mengkritisi kondisi jalan di Rohul. Pemerintah daerah harus melihat kenyataan itu sebagai masukan untuk menata lagi insfrastruktur jalan
di Rohul. Saya justru malu melihat kondisi jalan seperti itu. Apalagi jika ada momen-momen yang mengundang banyak pihak datang ke Rohul.

Salah satu solusi yang menurut saya bisa dilakukan pemerintah Kabupaten, adalah dengan menyampaikan ke provinsi. Meminta bantuan
agar ada dana talangan untuk pembangunan jalan. Atau lakukan melalui jalur politik. Kan ada anggota dewan yang asal Rohul atau daerah
pemilihan Rohul.

Melalui mereka perjuangan mendapatkan bantuan pembangunan jalan bisa dilakukan. Setidaknya dimasukkan dalam anggaran provinsi. Jika sudah masuk dalam anggaran, tentu pemerintah kabupaten sedikit banyak terbantu. Tidak ada yang sulit dilakukan selagi pemerintah daerah pero aktif terhadap kondisi jalan. Jika sudah ada perhatian, saya pikir masyarakat akan lebih nyman melakukan aktifitasnya.(*)

Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
Facebook Connect
  | Social:    ON Social:    OFF | Option

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas