• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Pekanbaru

Kejati Selidiki Korupsi Perjalanan Bupati Kampar Beserta Keluarga

Rabu, 25 September 2013 15:13 WIB
Kejati Selidiki Korupsi Perjalanan Bupati Kampar Beserta Keluarga
Istimewa
ilustrasi korupsi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Untuk mengungkap dugaan korupsi Perjalanan Dinas Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) BPR Sari Madu dengan mengikut sertakan Bupati Kampar Jefri Noer beserta istri dan dua anaknya ke London, Inggris Tahun 2012 sebesar Rp 207 juta, Rabu (25/9) Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau periksa Direktur Utama (Dirut), Direktur dan Kabag Umum PD BPR Sari Madu serta Camat Bangkinang Barat.

Ke empat saksi tersebut adalah Dirut PD BPR Sari Madu Ir H M Syafri, Direktur PD BPR Sari Madu H M Hafaz, Kabag Umum Albadri dan Camat Bankinang Barat Tabhrani. "Mereka kita periksa masih sebagai saksi," ujar Asisten Pidusus Amril Ligo SH melalui Kasi Penyidikan Rachmat S Lubis SH kepada Tribun, Rabu (25/9).

Pantauan Tribun di Kejati Riau ke empat saksi datang penuhi panggilan penyidik sekitar pukul 09.00. Sesampainya di kantor koorp baju coklat tersebut ke empat saksi langsung masuk ke gedung pidsus Kejati Riau untuk menjalani pemeriksaan.

Direktur Utama PD BPR Sari Madu diperiksa oleh jaksa penyidik Meisners Manalu SH, H M Hafaz diperiksa oleh Rully Afandi SH, Albadri diperiksa oleh Sumriadi SH dan Tabhrani diperiksa oleh Lasaragi Marel SH.

Dijelaskan Rachmat, dugaan korupsi tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. "Kasus tersebut kita proses setelah ada laporan masyarakat masuk ke kita. Dan kita secepatnya meningkatkan kasus ini dari Penyelidikan hingga ke Penyidikan," ucap Rachmat.

Dugaan korupsi tersebut adalah terkait perjalanan dinas yang dilakukan Dirut BPR Sari Madu ke London, Inggris, Amsterdam, Belanda dan Paris, Prancis. "Perjalanan dinas itu atas undangan LPDB-KUMKM Kementerian Koperasi untuk mengikuti acara ICA Expo," kata Rachmat.

Dalam perjalanan dinas tersebut, Dirut BPR Sari Madu mengajak Bupati Kampar Jefry Noer. "Kemudian Jefry mengajak istri dan dua anaknya. Sehingga biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 207 juta," kata Rachmat.

Namun setelah kasus tersebut dilaporkan ke Kejati Riau, Bupati Kampar Jefry Noer mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan BPR Sari Madu atas nama istri dan dua anaknya sekitar bulan Maret 2013 lalu senilai Rp 98 juta. (*)

Penulis: Rino Syahril
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
232183 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas