• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Pekanbaru

Anggota DPRD Riau Kecam Pemotongan Bonus Atlet Popnas

Rabu, 30 Oktober 2013 09:17 WIB

Laporan Raya Nainggolan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mengecam terjadinya kembali pemotongan bonus atlet peraih medali yang bertanding dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Jakarta, September lalu.

Kejadian tersebut menunjukkan kalau Dispora dan kalangan oknum pelatih justru tidak bisa mengembangkan sikap sportif dan kejujuran, sesuatu yang menjadi landasan dalam nilai-nilai keolahragaan. DPRD segera akan meminta pertanggungjawaban dari Dispora, selaku institusi yang mendistribusikan dana bonus atlet tersebut.

Anggota Komisi D DPRD Riau, Jabarullah menegaskan, tindakan pemotongan bonus tersebut menciderai nilai-nilai olahraga. Menurutnya, peran pelatih ibarat guru dalam sekolah. Sehari-hari para pelatih mengajarkan sikap jujur dan sportif kepada atletnya.

"Tapi, dengan adanya pemotongan bonus atlet, yang diduga melibatkan oknum pelatih, maka ini sesuatu yang tidak bisa dibenarkan," kata Jabarullah kepada Tribun.

Sebelumnya, seorang atlet cabang olahraga atletik melayangkan protes dan curhat kepada wartawan, ikhwal pemotongan bonus atlet yang dibagikan, akhir pekan kemarin. Selain telah dipotong bonus pajak sebesar 10 persen, para atlet juga mengalami pemotongan secara pribadi tanpa dasar. Nilai potongan pajak mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta per medali.

Pemprov Riau mengucurkan total dana sebesar Rp 1,1 miliar untuk bonus atlet. Namun, hanya sekitar Rp 700 juta yang didistribusikan. Peraih medali emas mendapat Rp 17,5 juta, medali perak Rp 12,5 juta dan medali perunggu Rp 7,5 juta. (ran)

Penulis: RayaNainggolan
Editor: harismanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
249183 articles 9 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas