• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Pekanbaru

Dewan Sarankan Tunda Pembangunan Perkantoran Walikota di Tenayan Raya

Senin, 23 Desember 2013 08:35 WIB
Dewan Sarankan Tunda Pembangunan Perkantoran Walikota di Tenayan Raya
Tribunpekanbaru/Hendra
Walikota Pekanbaru, Firdaus MT tinjau Kawasan Industri Tenayan. Dalam kunjungannya ini, Walikota mengaku masih banyak warga yang mencaplok

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menetapkan, akan memulai pembangunan perkantoran Pemko pada tahun 2014 nanti. Sebab, anggaran pembangunan tersebut sudah dianggarkan, meski nantinya akan dimasukkan dalam multiyears.

Namun persoalan sekarang, di lahan Pemko di Tenayan Raya Pekanbaru, yang bakal dibangun perkantoran, sedang digugat warga. Beberapa warga, termasuk kelompok tani mengklaim, lahan di kawasan akan dibangun perkantoran tersebut, ada tanah mereka diserobot.

Bahkan beberapa laporan dugaan penyerobotan ini, sudah dilaporkan warga ke DPRD Pekanbaru. Agar situasi ini nantinya tidak menjadi polemik di kemudian hari, anggota DPRD Pekanbaru Adri Yanto menyarankan agar pembangunan ini ditunda sementara.

"Sekarang kan masih ada laporan warga, kita khawatir kalau tetap dibangun, akan menimbulkan gejolak. Ada baiknya selesaikan permasalahan ini lebih dahulu, baru dilakukan pembangunan," saran Adri Yanto saat berbincang dengan Tribun akhir pekan lalu.

Ya, lahan pembangunan perkantoran Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya, belakangan menjadi persoalan. Beberapa warga mengakui lahannya diserobot oleh Pemko. Kondisi ini seharusnya tidak perlu terjadi, jika tim Yustisi Pemko bekerja serius di lapangan.

Lebih lanjut disarankan Adri Yanto, penundaan pembangunan perkantoran yang dimaksud bukan dalam waktu yang lama. Namun beberapa bulan, setelah adanya titik terang permasalahan tersebut.

Sebab, jika di tengah permasalahan terus mencuat, sementara persoalan warga yang merasa lahannya diambil tidak selesai, dikhawatirkan menimbulkan kondisi yang tidak baik.

Makanya, alangkah lebih baiknya, jika sebelum dibangun ini, semua permasalahan diselesaikan. "Kita menyarankan ini semata-mata agara pembangunan perkantoran nanti tidak terkendala," katanya. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: zid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas