TribunPekanbaru/

Jadwal Sidang DKPP untuk KPU Riau Masih Belum Jelas

Hingga Minggu (31/8) kemaren, KPU Riau masih belum mendapatkan jadwal sidang DKPP yang akan digelar di Jakarta

Jadwal Sidang DKPP untuk KPU Riau Masih Belum Jelas
Internet
Ketua KPU Riau, Nurhamin

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Alee Kitonanma

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga Minggu (31/8) kemaren, KPU Riau masih belum mendapatkan jadwal sidang DKPP yang akan digelar di Jakarta. Walau sudah mengontak panitera di DKPP, namun tetap saja belum ada kepastian jadwal sidang bagi KPU Riau.

"Paniteranya bilang tergantung kesediaan waktu majelis, dan jadwalnya belum diketahui," kata Nurhamin kepada Tribun.

Untuk menghadapi sidang tersebut, menurut Nurhamin pihaknya sudah ada persiapan. Di antaranya menyiapkan alat bukti berupa surat pengantar kepada KPU Kampar, serta bukti bahwa surat rekomendasi dari Bawaslu sudah ditindak lanjuti.

"Pada dasarnya kami siap, dan pastinya optimis. Karena apa yang sudah kami laksanakan, menurut kami sudah sesuai dengan prosedur dan aturan. Apa yang direkomendasikan sudah kita laksanakan," tuturnya.

Pelaksanaan rekomendasi dari Bawaslu pada saat itu menurut Nurhamin sudah dilakukan pihaknya pada saat rekapitulasi di tingkat provinsi. "Kalau untuk persiapan jawaban belum bisa kami pastikan, karena kami belum tau materi aduan pemohon," tuturnya.

Sebelumnya, PKS mengadukan KPU Kampar dan KPU Provinsi Riau ke DKPP, terkait rekomendasi dari pengawas Pemilu yang dianggap PKS tidak dijalankan sungguh-sungguh oleh pihak penyelenggara.

Untuk sidang DKPP KPU Kampar telah dilaksanakan beberapa hari lalu, yang disidangkan di kantor Bawaslu Riau. Sidang hanya dilaksanakan sekali, karena pihak DKPP menganggap persoalannya sudah jelas. Saat ini KPU Kampar tinggal menunggu putusan DKPP. Sedangkan KPU Riau dijadwalkan pelaksanaan sidangnya tersendiri di Jakarta.

Ada pun permintaan PKS terhadap DKPP adalah meminta pihak penyelenggara yang diadukan agar diberhentikan dari jabatannya, karena PKS menilai kinerja yang dilaksanakan pihak yang diadukan tidak profesional. (*)

Penulis: Alex
Editor: Zul Indra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help