Wanita Ini Meraih Gelar Sarjana pada Umur 85

Dengan tanpa keterbatasan dalam kemampuan menggunakan komputer, Kiely meminta keringanan untuk menuliskan semua tugasnya dengan tulisan tangan

Wanita Ini Meraih Gelar Sarjana pada Umur 85
ABC Australia
Georgina Kiely (kiri) bersama puterinya, Professor Rhonda Marriott. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wanita asal Perth, Georgina Kiely selalu ingin mengenyam pendidikan di tingkat universitas. Siapa sangka kalau akhirnya ia bisa juga lulus menjadi sarjana di usia 85 tahun. Uniknya, tugas-tugas kuliah ia kerjakan dengan tulisan tangan.

Usai menjajaki karirnya sebagai perawat yang cukup lama, Kiely memilih untuk pensiun. Tapi ia masih ingin melakukan sesuatu bagi hidupnya.

"Suami saya masuk panti jompo," ujar Kiely. "Saat saya pensiun dari perawat saya menikmati kebersamaan dengannya, tapi kemudian setelah suami masuk panti jompo, saya tidak tahu melakukan apa-apa."

Kemudian ia sempat bertanya kepada anak perempuannya, apakah ia sudah tua untuk mencoba kuliah. "Dan jawabannya adalah tidak," ujarnya.

Di tahun 2008, Kiely memutuskan untuk mendaftar kuliah. Tadinya ia ingin mengambil jurusan hukum, tetapi ternyata terlalu banyak membaca dan istilah-istilah yang harus dipelajari.

Akhirnya ia pun memilih jurusan sejarah.

Dengan tanpa keterbatasan dalam kemampuan menggunakan komputer, Kiely meminta keringanan untuk menuliskan semua tugasnya dengan tulisan tangan yang dibantu tutor di kelasnya.

Selama kuliah, ia pun tidak pernah ketinggalan untuk hadir di kelas.

Meski perbedaan usia mencapai 60 tahun dengan teman-teman seangkatannya, ia mengaku kalau mudah beradaptasi dengan kehidupan di kampus.

"Mahasiswa cukup beragam, ada yang juga yang usianya sekitar 40-50 tahunan," ujarnya. "Yang muda-muda juga sangat baik kepada saya."

Kiely akhirnya mendapatkan gelar dalam ilmu sejarah pada Rabu pekan lalu (17/9/2014), tapi ia mengaku kalau ini bukan akhir dari studinya.

"Saya telah belajar banyak, dan saya ingin tetap belajar setelah ada satu mata kuliah yang saya sangat suka, yakni 'Masyrakat, Kultur, dan Ekologi di Asia'," katanya.

Kiely mengutarakan keinginannya untuk belajar lebih banyak soal Asia. "Saya ingin melanjutkannya, tetapi saya ingin melakukannya demi kepuasan pribadi," katanya.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved