Usai Shalat istisqa, MUI: Bakar Lahan Haram

Ratusan umat muslim di Palangkaraya, sejak Sabtu pagi (27/9/2014) menjalankan shalat istisqa guna memohon hujan kepada Tuhan.

Usai Shalat istisqa, MUI: Bakar Lahan Haram
Kompas.com/Ananda Eka Putra
Umat muslim di Palangkaraya Sabtu (27/09/2014) menggelar sholat istisqa meminta hujan kepada Allah SWT. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PALANGKARAYA - Ratusan umat muslim di Palangkaraya, sejak Sabtu pagi (27/9/2014) memadati halaman markas Polda Kalimantan Tengah untuk menjalankan shalat istisqa guna memohon hujan kepada Tuhan.

Shalat istisqa sengaja digelar MUI dan pemerintah provinsi Kalimantan tengah sebagai salah satu cara agar bencana kabut asap di provinsi ini cepat berakhir.

Ustaz Khairil Anwar dalam khotbahnya mengajak umat islam untuk memohon ampunan kepada Tuhan karena bencana yang hadir terus menerus melanda Indonesia. Dia mengartikan kondisi itu sebagai pengingat agar umat tidak berbuat dosa.

Selain itu, Ustaz Khairil yang juga pengurus MUI Kalteng menegaskan fatwa haram bagi perbuatan membakar hutan dan lahan. Tindakan membakar hutan dan lahan dianggap haram karena bencana kabut asap mengganggu kesehatan umat secara luas.

“Termasuk pembakaran yang tidak terkontrol itu termasuk dikategorikan haram,” kata ustaz Khairil Anwar.

Sementara itu, data penderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) Agustus-September (berjalan) telah tercatat sebanyak 3943 penderita di Palangkaraya.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved