Kenapa Harga Gas Elpiji 3 Kg Harus Naik?

Pertanyaan dan jawaban dalam rubrik Hot Line Publik Service

Kenapa Harga Gas Elpiji 3 Kg Harus Naik?
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
GAS - Sejumlah warga terlihat kecewa karena tidak berhasil membeli gas 3 kg yang sudah habis terjual didepan toko agen penjual elpiji 3 kg di Jalan Rajawali Pekanbaru, Selasa (29/9/2015). 

Laporan: Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU, PEKANBARU - Sejumlah pertanyaan diterima Tribun Pekanbaru dalam rubrik cetak Hot Line Publik Service, lewat SMS di nomor 0811766616. Berikut di antara pertanyaan, beserta jawabannya:

Aslmkm bun. Sekarang kan udah naik gas elpiji 3 kg, jadi Rp 18 ribu. Katanya pemerintah bakal menaikkan gas 3 kg naik lagi jadi Rp45 ribu per tabungnya. Gimana nih pemerintah. Kok seenaknya saja menaikkan harga2. Udah bbm naik, listrik naik, sekarang malah gas pun naik. Kalau kayak gini mendingan adakan lagi minyak tanah seperti dulu. Tnks bun.
+6285272280xxx

Walaikumsalam. Pemerintah Indonesia bakal menarik subsidi gas 3 kilogram, sehingga harga gas tersebut naik jadi Rp45 ribu per tabung. Namun penerapan kebijakan tersebut baru uji coba dan baru akan dilaksanakan di tiga daerah, yakni Batam, Bangka Belitung dan Bali. Sementara untuk Pekanbaru sendiri, pemerintah Pekanbaru belum mencabut dan berusaha untuk tidak menarik subsidi gas 3 kilogram tersebut. Sehingga harganya masih bisa dicapai oleh warga kurang mampu. Sekian Informasinya, terima kasih.

Drs Mas Irba H. Sulaiman
Kabid perdagangan disperindag Kota Pekanbaru

Penulis:
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved