TribunPekanbaru/

Cantengan Kuku Kaki Nyeri Bukan Main, Obati dengan Cara Sederhana Ini

Pernah mengalami cantengan kuku kaki? Daging di ujung kuku terasa bengkak, bahkan bernanah.

Cantengan Kuku Kaki Nyeri Bukan Main, Obati dengan Cara Sederhana Ini
Diply
Cantengan kuku kaki 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pernah mengalami cantengan kuku kaki? Daging di ujung kuku terasa bengkak, bahkan bernanah. Pasti rasanya sangat sakit. Awalnya hanya terkena luka, tapi lama-lama daging itu membengkak dan berasa sakit.

Kuku yang terkena cantengan atau paronychia biasanya masuk ke dalam dan menusuk daging. Biasanya terjadi pada jempol kaki dan tangan.

Apa yang menyebabkan cantengan kuku kaki? Kecelakaan kecil pada tangan atau pada kaki, tak pas memakai sepatu dan lainnya. Luka mengalami infeksi, yang dapat diperparah oleh jamur ataupun bakteri.

Bahkan cantengan dapat mengeluarkan nanah dan bau yang cukup menyengat. Tak hanya itu, setelah kronis jadi sakit dan sangat mengganggu kegiatan.

Dilansir Diply luka di kaki yang menyebabkan cantengan kuku kaki sering terjadi dan susah dihindari. Sebelum luka makin parah, lakukan hal berikut ini:

1. Rendam kaki anda dalam air hangat yang berisi garam epsom.

Garam ini membantu membunuh kuman di kaki serta mengurangi iritasi pada kulit. Gunakan air hangat untuk merendam kaki selama sekitar 15-20 menit.

2. Gunakan serat atau bola kapas untuk mengurangi tekanan antara jempol dan kuku kaki.

Gunakan tweezer (benang gigi) untuk mengangkat kuku yang sakit dengan lembut sehingga anda bisa menyelipkan bola kapas di bawah kuku itu. Jangan menekan kapas di bawah kuku. Letakkan dengan lembut sehingga kuku terletak nyaman di atas. Pastikan mengganti bola kapas itu secara teratur untuk menghindari bakteri bersarang. Ini hanya solusi sementara dan hanya boleh dilakukan jika Anda telah berkonsultasi dengan dokter.

Halaman
12
Penulis: Ariestia
Editor: Ariestia
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help