Rini Diminta Mundur Karena Kasus JICT dan Panama Papers

Alasannya, Rini termasuk salah seorang yang namanya tercantum di dalam Panama Papers, yang berpotensi merugikan

Rini Diminta Mundur Karena Kasus JICT dan Panama Papers
KOMPAS.com/Sri Lestari
Menteri BUMN, Rini Soemarno 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Lama tidak terdengar, desakan penggunduran Rini Sumarno sebagai Menteri BUMN kembali menggema.

Kali ini, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Aksi Nasional Mahasiswa (PANAMA) menggelar aksi mogok makan di halaman DPRD Yogyakarta.

Tujuannya adalah untuk mendesak Presiden Joko Widodo agar mencopot Menteri BUMN Rini Soemarno.

Alasannya, Rini termasuk salah seorang yang namanya tercantum di dalam Panama Papers, yang berpotensi merugikan negara.

Sebelumnya, desakan pengunduran Rini Soemarno sebagai menteri BUMN juga pernah muncul beberapa waktu lalu saat Rini Soemarno disebut-sebut terlibat dalam pelanggaran hukum yang merugikan negara atas perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT), yang dilakukan secara sepihak oleh mantan Direktur Utama Pelindo II RJ Lino.

Menyikapi adanya kehebohan Panama Papers dan carut-marut perpanjangan JICT Pelindo II, ‎Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada‎, Fahmy Radhi‎, di Jakarta, Kamis (22/4/2016) meminta ‎Pemerintah untuk memeriksa semua orang Indonesia yang namanya tercantum di dalam Panama Papers dan menyerahkan kepada penegak hukum jika terindikasi adanya kejahatan pajak, tindak pindana penggelapan dan pencucian uang.

Fahmi juga berharap ‎KPK untuk mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan perpanjangan kontrak JICT, yang berpotensi melanggar UU dan merugikan negara‎. (*)

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help